Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Antre Cairkan BST, Mbah Madinah  Meninggal di Baldes Patalan
Ilustrasi jenazah. IDN Times/Sukma Shakti

Bantul, IDN Times - ‎Warga yang sedang antre mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Balai Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul geger, setelah salah satu calon penerima meninggal dunia

Mbah Mardinah yang berusiao 60 tahun mendadak terjatuh dari kursi dan langsung pingsan. Diduga penyakit hipertensi yang diderita warga Dusun Ngaglik, Desa Patalan ini kambuh. 

1. Madinah jatuh dari kursi dan pingsan‎

Ilustrasi antrian pencairan BST Kemensos. IDN Times/Humas Pemkab Bantul

Kapolsek Jetis, AKP Sholeh mengatakan kejadian tragis tersebut berawal ketika Mardinah pada Selasa (9/6) pagi, datang ke Balai Desa Patalan untuk pencairan BST tahap dua dari Kemensos. Sesampainya di balai desa, Mardinah antre dan duduk di kursi yang disiapkan oleh panitia, tiba-tiba Mardinah jatuh dari kursi dan pingsan.

"Melihat kejadian tersebut anggota Babinkamtimas Desa Patalan, Bripka Fajar memberi bantuan dan membawa Mardinah ke Puskesmas," katanya, Selasa (9/6).

2. Sempat diperiksa dokter di Puskesmas Jetis II namun sudah tidak ada denyut nadi‎

Default Image IDN

Sesampainya di Puskesmas Jetis II, dokter langsung memberikan pertolongan namun ketika diperiksa denyut nadinya sudah tidak ada dan dinyatakan meninggal dunia. Dari keterangan Puskesmas, Mardinah diduga meninggal karena penyakit hipertensi hal ini dperkuat dan diperkuat keterangan keluarga terkait riwayat penyakit Mardinah.

"Selain itu korban dimungkinkan kecapekan dan belum sarapan pagi. Jenazah Mardinah selanjutnya dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan," ungkapnya.

3. Madinah meninggal bukan karena corona

health.harvard.edu

Sementara Lurah Patalan, Kecamatan Jetus, Sayudi mengatakan Mardinah meninggal bukan karena terkena COVID-19 tapi sakit hipertensi. Hal ini dikatakan Sayudi untuk meluruskan anggapan penyebab kematian Madinah. 

"Jadi belum sempat mengambil BST, warga yang ikut antre ketakutan karena terkait corona. Jadi bukan karena corona namun karena penyakit hipertensi," ungkapnya.‎

Curated For You

Editorial Team

Related Article