Pemkab Sleman adakan rapid test random kepada pedagang dan dan pembeli di Pasar Prambanan. IDN Times/Siti Umaiyah
Shavitri menjelaskan, dari hasil rapid test, diketahui sebanyak 686 orang dinyatakan non reaktif. Sedangkan 24 sisanya dinyatakan reaktif. Bagi yang reaktif, akan langsung menjalani prosedur karantina di Asrama Haji.
Shavitri juga menjelaskan, pihaknya berencana menyelenggarakan rapid test tahap kedua pada tanggal 17 Juni 2020.
"Untuk yang reaktif akan dilakukan prosedur isolasi di Asrama Haji. Kemudian 14 pasar tersebut akan tetap beroperasi. Penyemprotan disinfektan dilakukan 2 kali sehari di pasar tersebut sampai masa hidup virus diperkirakan mati," terangnya.