Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fakta Ayam Latte yang Viral di Medsos, Benarkah Ayam Mentah?

Kota Yogyakarta
3 min read
Fakta Ayam Latte yang Viral di Medsos, Benarkah Ayam Mentah?
ayam latte (instagram.com/tetiam.id)
  • Ayam Latte viral berasal dari tren Guangzhou, China, lalu diadaptasi Tetiam Kopitiam Jakarta Utara sebagai latte atau matcha dengan puding vanilla berbentuk anak ayam.

  • Bentuk puding dibuat memakai cetakan 3D yang sangat detail dan disiram saus karamel, menciptakan tampilan mirip ayam mentah mengilap meski bahan utamanya puding.

  • Menu seharga sekitar Rp40 ribu ini tersedia dalam rasa kopi, matcha, red velvet, dan cokelat; hampir seribu gelas terjual dalam sebulan dengan stok harian terbatas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Beberapa waktu lalu, media sosial dihebohkan dengan menu yang tidak lazim di medsos yakni ayam latte, sekilas menu tersebut merupakan ayam mentah utuh dicampur dengan disajikan dengan kopi latte. Namun, benarkah demikian? Berikut pembahasan mengenai fakta kuliner viral ayam latte. Simak sampai habis, ya!

  1. 1. Fakta kuliner viral ayam latte

    Ayam latte adalah minuman kopi susu (latte) atau matcha (bubuk teh hijau) yang diberi topping (hiasan di atas minuman) puding vanilla berbentuk ayam mentah utuh. Jadi, yang kamu lihat di gelas itu bukan daging sungguhan, melainkan puding. Bentuknya saja yang dibuat semirip mungkin dengan ayam mentah.

    Tren kuliner nyeleneh ini awalnya populer di Guangzhou, China. Tampilannya yang sangat mirip daging mentah sempat memicu pro dan kontra. Sebagian orang bahkan merasa geli atau merinding saat melihatnya.

  2. 2. Cetakan 3D dan saus karamel di balik tampilan ayam latte

    Sajian ayam latte yang dibagikan oleh akun Instagram tetiam.id, sesuai keterangan yang menyertai unggahan tersebut.
    ayam latte (instagram.com/tetiam.id)

    Daya tarik utama ayam latte ada pada cetakan 3D khusus yang menghasilkan detail sangat rinci. Mulai dari lipatan sayap, paha, sampai pori-pori kulit kasar khas ayam potong mentah dibuat dengan teliti. Pantas saja sekilas tampilannya bikin orang mengira ini ayam sungguhan.

    Saat disajikan, saus karamel cair diberikan terpisah, lalu dituang langsung di atas tubuh puding ayam. Efeknya, tampilan puding jadi mengilap, mirip hidangan ayam hainan bertabur minyak atau ayam madu yang bergoyang kenyal di atas gelas.

    Proses pencetakan puding 3D ini membutuhkan presisi dan waktu yang lama. Jadi, di balik tampilannya yang bikin geli, ada pengerjaan yang cukup serius.

  3. 3. Harga dan daya tarik ayam latte

    Setelah populer di Guangzhou, tren ayam latte diadaptasi dan dibawa ke pasar lokal Indonesia oleh Tetiam Kopitiam di Jakarta Utara. Artinya, menu yang awalnya populer di Guangzhou kini bisa dicicipi di Indonesia. Kedai ini menyediakan empat varian rasa, yakni kopi, matcha, red velvet (beludru merah), dan cokelat. Harganya sekitar Rp40 ribu per cup (gelas).

    Baru sekitar satu bulan sejak dibuka, menu unik ini sudah terjual hampir seribu gelas. Namun, karena proses pencetakan puding 3D butuh presisi dan waktu yang lama, ketersediaannya dibatasi setiap hari. Jadi, kamu perlu sedikit bersabar kalau ingin mencobanya.

    Soal rasa, puding vanilla ini menawarkan sensasi manis yang terasa kontras dengan minumannya. Varian kopi diracik dari espresso (kopi pekat), susu, dan krimer, sehingga rasanya cenderung gak terlalu manis dan sedikit pahit. Topping kacang serta cokelat berpadu serasi dengan manisnya saus karamel. Sementara itu, varian matcha terasa lebih manis, tapi tetap mempertahankan rasa pahit khas matcha.

    Itulah tiga fakta kuliner viral ayam latte yang bikin media sosial ramai. Ternyata, “ayam mentah” di atas gelas itu hanyalah puding vanilla yang dicetak detail dan disiram saus karamel. Kamu sendiri tertarik buat coba, atau malah geli duluan? Tulis jawabanmu di kolom komentar dan bagikan artikel ini ke temanmu, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More