Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSIM Uji Coba Lawan Bhayangkara FC, Pelatih Coba Strategi Berbeda
PSIM Jogja gelar uji coba lawan tim Bhayangkara untuk mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Super League musim 2026/2027. (Dokumentasi PSIM)
  • PSIM Jogja menggelar uji coba 2x45 menit melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kebo Giro, Boyolali, sebagai persiapan Super League 2026/2027.

  • Pelatih Jean-Paul van Gastel menerapkan strategi berbeda; PSIM dinilai dominan menguasai bola dan menunjukkan daya juang tinggi.

  • Laga ini dipakai mengevaluasi kesiapan fisik, taktik, dan kedalaman skuad lewat pembagian menit bermain 60 menit untuk starter serta 30 menit bagi pemain pengganti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyalarta, IDN Times - PSIM Jogja terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Super League musim 2026/2027. Terbaru, Laskar Mataram menggelar laga uji coba berformat 2x45 menit melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Sabtu (15/8/2026).

1. Penampilan PSIM dinilai cukup apik

PSIM Jogja gelar uji coba lawan tim Bhayangkara untuk mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Super League musim 2026/2027. (Dokumentasi PSIM)

Menghadapi sesama kontestan kompetisi kasta tertinggi, tim asuhan Jean-Paul van Gastel tampil cukup apik. Pelatih asal Belanda tersebut meracik strategi berbeda dibanding dua laga persahabatan sebelumnya.

“Hari ini kami bermain cukup baik. Taktik disesuaikan karena lawan tampil di luar perkiraan. Anak-anak sangat dominan dalam penguasaan bola dan menunjukkan daya juang luar biasa,” ujar mantan juru taktik Besiktas tersebut dikutip laman resmi klub, Minggu (16/8/2026).

2. Kedua tim sdu strategi

PSIM Jogja gelar uji coba lawan tim Bhayangkara untuk mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Super League musim 2026/2027. (Dokumentasi PSIM)

Bagi Van Gastel, duel versus Bhayangkara menjadi tolok ukur ideal untuk mengevaluasi kesiapan fisik dan taktis skuadnya. Berbeda dari laga uji coba sebelumnya yang menguras fisik, duel kali ini kental dengan adu strategi.

Guna menjaga kondisi pemain sekaligus menguji kedalaman tim, Van Gastel menerapkan skema pembagian menit bermain: 60 menit untuk para starter dan 30 menit bagi pemain pengganti.

“Porsi 60 menit untuk pemain mula sudah ideal untuk meminimalkan risiko cedera. Sementara para pemain yang masuk di 30 menit terakhir juga tampil luar biasa dan berhasil mencetak gol penting. Secara keseluruhan, saya sangat puas dengan respons tim,” pungkasnya.

3. Gambaran peta kekuatan tim

Pertemuan kontra Bhayangkara menjadikan evaluasi menyeluruh perkembangan taktik permainan Laskar Mataram. Laga level kompetitif ini memberi gambaran mengenai peta kekuatan tim saat ini.

Van Gastel menilai duel melawan klub Liga 1 menghadirkan atmosfer pertandingan sarat strategi. “Lawan kali ini berasal dari Liga 1, sehingga unsur taktis lebih dominan dibandingkan dua laga sebelumnya yang menguras aspek fisik,” tuturnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article