PSIM mendapatkan kesempatan memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti. Pemain asal Portugal, Ze Valente maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan menjebol gawang tim tamu pada menit ke-82.
Gol tersebut membuka peluang bagi PSIM untuk menyamakan kedudukan. Keunggulan jumlah pemain pun coba dimanfaatkan tuan rumah dengan meningkatkan intensitas serangan.
Laskar Mataram melancarkan sejumlah upaya untuk mencetak gol penyeimbang. Namun, rapatnya pertahanan PSM membuat berbagai peluang tersebut belum berbuah manis.
Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit pada penghujung pertandingan. Meski terus menekan hingga laga berakhir, PSIM gagal mencetak gol kedua. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel takluk 1-2.
Kemenangan ini dinilai penting bagi PSM yang meraih tiga poin perdana setelah melewati lima pertandingan. Juku Eja kini menempati peringkat ke-12 dengan koleksi lima poin. Sebaliknya, PSIM masih terjebak dalam periode sulit. Mereka belum meraih satu pun kemenangan, dengan catatan satu hasil imbang dan empat kalah.