Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Come Back, PSIM Jogja Gasak Borneo FC dan Raih Kemenangan Perdana
PSIM Yogyakarta menang atas Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1 pada laga BRI Super League 2026-27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026). (ANTARA FOTO/Kala/Afa)
  • PSIM Yogyakarta meraih kemenangan perdana Super League 2026/2027 usai membalikkan keadaan dan menundukkan Borneo FC 2-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul.

  • Borneo FC sempat unggul melalui Asgal Habib pada menit ke-33, sebelum PSIM membalas pada babak kedua lewat Adrian Purzycki menit ke-57 dan Savio Sheva menit ke-64.

  • Tambahan tiga poin membawa PSIM mengoleksi lima poin dari delapan laga, naik ke posisi ke-15 dan sementara keluar dari zona degradasi; Borneo FC tetap di peringkat ke-13 dengan sembilan poin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta, IDN Times - PSIM Yogyakarta meraih hasil positif saat menjamu Borneo FC dalam lanjutan kompetisi Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026), Laskar Mataram sukses membalikkan keadaan dan menang dengan skor 2-1.

Kemenangan ini terasa penting bagi PSIM yang belum pernah merasakan tiga poin sejak kompetisi bergulir. Sempat dikejutkan gol tim tamu pada babak pertama, tuan rumah menunjukkan respons positif selepas turun minum dengan mencetak dua gol balasan dari Adrian Purzycki dan Savio Sheva.

PSIM sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama

PSIM langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Kendati lebih banyak menguasai bola, tim tuan rumah belum mampu menghadirkan ancaman serius hingga pertandingan memasuki menit fase hampir separuh babak.

Di sisi lain, Borneo FC memilih bermain lebih sabar dengan sesekali mengandalkan serangan balik. Strategi tersebut membuat Pesut Etam tetap bisa membangun serangan meski tidak terlalu dominan dalam penguasaan bola.

Peluang berbahaya PSIM baru muncul menjelang setengah jam pertandingan. Kesalahan pemain Borneo FC saat mengantisipasi umpan silang hampir berujung gol untuk tuan rumah.

Tak berselang lama, PSIM kembali memperoleh kesempatan. Namun, sepakan pemain Laskar Mataram yang mengarah ke gawang masih mampu diamankan Kadu.

Justru Borneo FC yang berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan kelengahan barisan belakang PSIM selepas water break, Pesut Etam melancarkan serangan cepat yang berujung gol pada menit ke-33.

Asgal Habib yang menerima sodoran bola dari Aditya Warman berhasil melewati Cahya Supriadi sebelum menyarangkan bola ke gawang. Gol tersebut membuat Borneo FC unggul 1-0.

PSIM berupaya membalas ketertinggalan, tetapi rapatnya pertahanan tim tamu membuat sejumlah serangan tuan rumah tidak membuahkan hasil. Keunggulan Borneo FC pun bertahan hingga babak pertama berakhir.

Dua gol pada babak kedua bawa PSIM amankan kemenangan

Memasuki paruh kedua, PSIM kembali tampil menekan. Sementara Borneo FC lebih memilih menjaga kedalaman pertahanan dan menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.

Upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-57. Adrian Purzycki sukses menyamakan kedudukan setelah menuntaskan umpan Raka Cahyana melalui tendangan first time yang gagal dibendung Kadu.

Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1. PSIM pun semakin bersemangat untuk memburu keunggulan di hadapan pendukungnya.

Hanya berselang tujuh menit, Laskar Mataram kembali membuat publik tuan rumah bersorak. Savio Sheva melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke gawang Borneo FC.

Kadu tidak mampu menghalau sepakan tersebut sehingga PSIM berbalik memimpin 2-1 pada menit ke-64.

Dalam posisi tertinggal, Borneo FC mencoba meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Mauro Jeronimo melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor timnya demi mencari gol penyeimbang.

Namun, berbagai upaya Pesut Etam tidak berhasil mengubah keadaan. Hingga wasit meniup peluit panjang, keunggulan 2-1 tetap menjadi milik PSIM Yogyakarta.

PSIM raih kemenangan perdana dan keluar dari zona degradasi

Tambahan tiga poin dari pertandingan ini menjadi catatan penting bagi PSIM Yogyakarta. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Laskar Mataram untuk meraih kemenangan pertama sejak awal musim 2026/2027.

Koleksi poin PSIM kini bertambah menjadi lima dari delapan pertandingan. Raihan tersebut membawa mereka naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara Super League sekaligus untuk sementara meninggalkan zona degradasi.

Sebaliknya, kekalahan di Bantul membuat Borneo FC gagal melanjutkan catatan positif ketika bermain di kandang lawan. Pesut Etam kini masih mengumpulkan sembilan poin dan menempati posisi ke-13 klasemen sementara.

Curated For You

Editorial Team

Related Article