TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sri Sultan Larang Otopet Beroperasi Mulai Tugu Jogja hingga Titik Nol 

Nekat beroperasi, otopet akan diambil paksa 

Ilustrasi otopet listrik. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Yogyakarta, IDN Times - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menerbitkan aturan mengenai larangan pengoperasian otopet listrik. Larangan tersebut jika beroperasi dari kawasan Tugu Pal Putih Jogja, Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Larang Skuter Listrik Wira-wiri di Malioboro  

Baca Juga: 5 Kafe Dekat Malioboro yang Buka Sampai Malam, Syahdu Buat Nongkrong

1. SE Gubernur akan dikeluarkan dalam waktu dekat

Ilustrasi otopet listrik. (ANTARA News/Asep Firmansyah)

Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti menyatakan minggu ini akan mengeluarkan surat edaran (SE) Gubernur DIY terkait larangan operasional otopet mulai dari kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro hingga Titik Nol Kilometer. 

"Penerbitan SE merujuk pada Permenhub No. 45/2022 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Alat transportasi seperti otopet tersebut tidak boleh dioperasikan di jalan raya termasuk kawasan Malioboro," jelasnya. 

2. Nekat beroperasi, otopet akan diambil paksa

Otopet Listrik Grabwheels (IDN Times/Lia Hutasoit)

Ni Made menjelaskan otopet dinilai membahayakan bagi para pejalan kaki yan berjalan di trotoar dan mengganggu pengendara bermotor di jalan raya. "Keberadaan trotoar adalah untuk pedestrian bukan otopet," jelasnya.

Di dalam SE jjuga akan diatur larangan operasional otopet berlaku selama 24 jam. Larangan ini tetap akan berlaku di saat car free day.

"Kami akan ambil, karena sudah tidak boleh kalau nekat beroperasi ya ditahan, diambil (otopetnya)," ujarnya.

Berita Terkini Lainnya