Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Tips Hidup Hemat tanpa Mengorbankan Kebahagiaan

ilustrasi belanja hemat (pexels.com/Helena Lopes)
ilustrasi belanja hemat (pexels.com/Helena Lopes)
Intinya sih...
  • Hidup hemat tidak mengorbankan kebahagiaan
  • Anggaran untuk kebahagiaan diri sendiri perlu tetap ada
  • Cerdas mengelola prioritas kebutuhan dan beli sesuatu berdasarkan kualitas
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hidup hemat sering disalahartikan sebagai hidup serba kekurangan: mengurangi porsi makan, menahan belanja, atau gak pernah liburan. Padahal, berhemat bukan berarti menghilangkan kebahagiaanmu sendiri. Kamu tetap boleh, kok, menikmati makanan favorit, membeli barang impian, bahkan traveling sesekali—selama semuanya sudah masuk dalam rencana keuangan. Kuncinya ada pada cara mengelola pengeluaran. Nah, ini tips hidup hemat yang menyenangkan dan tetap realistis buat diterapkan.

1. Tetap ada anggaran untuk menyayangi diri sendiri

ilustrasi perempuan sedang berlibur (pexels.com/Julia Volk)
ilustrasi perempuan sedang berlibur (pexels.com/Julia Volk)

Salah satu yang menjadi kekeliruan ketika sedang berhemat adalah, mengabaikan kebahagiaan diri. Rela mengurangi porsi makan secara berlebihan, hingga gak pernah menjalani hobi yang membutuhkan sedikit biaya. Pola seperti itu, malah bikin gak bahagia.

Bukannya hemat, juga merasakan stres karena selalu bekerja tetapi gak pernah merasakan nikmatnya. Maka, tetaplah memiliki anggaran untuk bersenang-senang, tentu alokasikan dengan secukupnya saja.

2. Cerdas mengelola prioritas kebutuhan

ilustrasi orang yang memiliki prioritas dalam hidup (pexels.com/Mikhail Nilov)
ilustrasi orang yang memiliki prioritas dalam hidup (pexels.com/Mikhail Nilov)

Hemat yang tepat, adalah cerdas mengelola prioritas kebutuhan. Bisa membedakan yang manakah kebutuhan sesuai keinginan, atau kebutuhan.  Berhemat itu perlu menghindari pembelian yang tidak penting, atau bukan bagian kebutuhan. Selalu miliki pertimbangan sebelum merancang anggaran.

3. Beli sesuatu berdasarkan kualitas

ilustrasi orang menggunakan laptop (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi orang menggunakan laptop (pexels.com/Pixabay)

Gak dilarang kok membeli barang mahal, asalkan kualitasnya memang baik dan awet. Justru akan boros, jika kamu membeli barang dengan harga dan kualitas rendah. Daripada terus berganti barang, atau cepat rusak, sekalian saja sejak awal membeli dengan harga sedikit mahal tapi mutu terjamin.

4. Menjaga pemasukan lebih besar dari pengeluaran

ilustrasi perempuan memegang uang (pexels.com/Yan Krukov)
ilustrasi perempuan memegang uang (pexels.com/Yan Krukov)

Kelola keuangan secara efektif, jaga pemasukan tetap lebih besar dari pengeluaran. Itulah konsep hemat yang tepat dan bikin happy. Meski terdengar sederhana, nyatanya menjadi tantangan bagi beberapa orang yang kerap terjebak dalam gaya hidup konsumtif. Masih boleh berbelanja, asal jangan tergoda menghabiskan seluruh gaji bulanan.

5. Rajin membuat bujet kebutuhan pribadi setiap bulan

ilustrasi menulis (pexels.com/Artem Podrez)
ilustrasi menulis (pexels.com/Artem Podrez)

Agar tabunganmu semakin bertambah, rajinlah membuat bujet kebutuhan pribadi. Paling gak untuk periode waktu satu bulan. Perkirakan dana secukupnya untuk membeli makanan, sewa rumah, trasportasi, dan lainnya. Ini akan membuatmu lebih sadar tentang kondisi keuanganmu.

6. Tidak hanya fokus pada satu sumber penghasilan

ilustrasi berinvestasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)
ilustrasi berinvestasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Mulailah melirik pekerjaan sampingan yang bisa menambah pendapatan. Sehemat-hematnya kamu, jika mendadak ada kebutuhan, satu sumber penghasilan akan cepat habisn. Tetaplah memenuhi kebutuhan prioritas diri, sambil belajar membuka usaha maupun investasi.

7. Menyisihkan gaji di awal untuk ditabung

ilustrasi menyisihkan pendapatan untuk menabung (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi menyisihkan pendapatan untuk menabung (pexels.com/Karolina Grabowska)

Hidup hemat secara bijak, pastikan kamu punya dana darurat yang cukup. Bukan menyisihkan sebagian gaji untuk memenuhi keinginan dulu, tapi sisihkan di awal untuk tabungan. Jika kamu menerima bonus penghasilan, pertimbangkan sebagian dimasukkan ke tabungan agar finansialmu semakin aman.

8. Mulai berpikir jangka panjang

ilustrasi perempuan yang bijaksana dalam berpikir (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi perempuan yang bijaksana dalam berpikir (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Hidup hemat yang menyenangkan, jangan selalu bertahan dari gaji ke gaji setiap bulan. Jika menginginkan terjadi peningkatkan dan ketenangan hidup, mulailah berpikir jangka panjang. Coba membangun passive income sejak sekarang, agar pikiran selalu tenang saat pensiun. 

Berhemat bukan soal menolak kesenangan, tapi tentang memahami prioritas dan mengelola uang dengan bijak. Selama kamu tahu batasnya, belanja dan bersenang-senang tetap boleh banget. Lakukan konsep-konsep ini secara konsisten, maka keuangan bisa lebih stabil tanpa harus mengorbankan kebahagiaanmu. Hidup hemat tetap bisa seru, kok!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
Paulus Risang
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest Life Jogja

See More

Kisah Masjid Sela Panembahan: Peninggalan Abadi Sultan Hamengku Buwono I

29 Nov 2025, 02:29 WIBLife