Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gairahkan Wisata Wonosobo, Artotel Wanasaba Sasar Wisata Wellness Retreat
Acara peresmian Artotel Wanasaba ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Wonosobo, Afif Nur Hidayat, bersama perwakilan PT KLM, Anditya Wibawa, serta Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego. (IDNTimes/Febriana Sinta)
  • ARTOTEL Wanasaba resmi beroperasi di Wonosobo pada 14 Oktober 2026, menghadirkan 78 kamar berkonsep seni, desain modern, dan kearifan lokal melalui karya seniman Yogyakarta.

  • Hotel di Jalan A. Yani ini menyediakan kolam renang hangat rooftop, ballroom hingga 320 orang, ruang rapat, serta galeri seni untuk mendukung wisata dan kegiatan bisnis.

  • Manajemen menjajaki wellness retreat berbasis udara sejuk Wonosobo, seperti meditasi, yoga, pilates, dan relaksasi, sambil mendorong kolaborasi lintas pihak guna memperbaiki ekosistem pariwisata.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wonosobo, IDN TImes - Artotel Group bekerja sama dengan PT Kreasi Lancar Makmur (PT KLM) resmi membuka ARTOTEL Wanasaba pada 14 Oktober 2026. Akomodasi boutique terbaru ini hadir memadukan seni, desain modern, dan kearifan lokal di jantung Kota Wonosobo..

Hotel yang berlokasi di Jalan A. Yani No. 112, itu membawa sentuhan seni yang kental. Setiap sudut area publik hingga 78 kamar yang tersedia dihiasi karya dua seniman asal Yogyakarta, Wisnu Ajitama dan Indo B. Satria. Mengusung konsep Tree Ring Dating, karya seni di hotel ini menggambarkan lapisan pertumbuhan, keterhubungan, dan warisan alam pegunungan Wonosobo.

Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Wonosobo, Afif Nur Hidayat, bersama perwakilan PT KLM, Anditya Wibawa, serta Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego

1. Ikut mendorong pariwisata di Wonosobo

Ratusan siswa SMP sedang verkunjung di Candi Arjuna di Dataran tinggi Dieng, Wonosobo Jawa Tengah , Rabu Kamis (15/10/2026). (IDNTimes/Febriana Sinta)

Eduard Rudolf Pangkerego optimistis kehadiran hotel ini dapat memperpanjang masa tinggal wisatawan di Wonosobo. ARTOTEL Wanasaba menawarkan tiga pilihan tipe kamar, yaitu deluxe, deluxe balcony, dan grand suite. Tak hanya kamar yang nyaman, beberapa daya tarik utama hotel ini meliputi, rooftop heated swimming pool, yaitu kolam renang air hangat pertama di area rooftop di Wonosobo, yang memungkinkan tamu berenang nyaman di tengah sejuknya udara pegunungan.

Selain itu, hotel tersebut dilengkapi fasilitas MICE Modern. Menyediakan ballroom berkapasitas hingga 320 orang dan empat ruang rapat kapasitas 50–100 orang untuk kebutuhan acara bisnis maupun sosial. "Ada juga ARTSPACE yakni galeri seni khas ARTOTEL sebagai ruang pamer karya seniman muda dan wadah kolaborasi komunitas kreatif lokal," ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Kolaborasi pemerintah dan pelaku perjalanan wisata dan

Antonius R. Sembodo, General Manager ARTOTEL Wanasaba (tengah) bersama seniman B. Satria dan Assistant PR Manager Artotel Group, Azalea Aniendita Natasya saat pers conference pembukaan Artotel Wanasaba, Rabu (14/10/2026). (IDNTimes/Febriana Sinta)

Sementara General Manager ARTOTEL Wanasaba, Antonius R. Sembodo mengatakan tantangan pengelolaan hotel semakin kompleks saat berhadapan dengan kondisi pariwisata di kawasan Wonosobo dan Dieng.

Anton menilai, potensi wisata di kawasan tersebut sangat besar, tetapi masih memerlukan dukungan infrastruktur, kebersihan, transportasi, dan paket wisata yang lebih terintegrasi.

Untuk membantu kebutuhan perjalanan wisatawan, ARTOTEL Wanasaba menjalin kerja sama dengan penyedia layanan jip yang banyak digunakan untuk menjelajahi kawasan Dieng. Hotel juga melihat pentingnya kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha wisata agar perjalanan wisatawan lebih mudah dan nyaman.

"Pembenahan pariwisata daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan industri perhotelan perlu membangun ekosistem pariwisata secara bersama-sama," terangnya.

Melalui keterlibatannya dalam Asosiasi Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), ia berharap dapat ikut menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi industri perhotelan di daerah.

Udara sejuk, kembangkan wisata kebugaran

Pengemudi jip di Kota Wonosobo. (IDN Times/Febriana Sinta)

Pandemi Covid-19 mendorong masyarakat semakin memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan diri. Perubahan tersebut membuka peluang bagi hotel untuk menawarkan pengalaman yang tidak hanya berorientasi pada akomodasi, tetapi juga relaksasi dan kebugaran.

Ia mengacu pada tren yang dipelajarinya dalam kegiatan pengembangan industri wellness. Dalam pemaparannya, pasar wellness retreat disebut mengalami pertumbuhan sekitar 20 persen pada periode 2020–2024, sedangkan pertumbuhan wisatawan konvensional sekitar 7 persen.

Antonius mulai menjajaki kemungkinan mengembangkan ARTOTEL Wanasaba dengan konsep wisata kebugaran yang memanfaatkan karakteristik lingkungan setempat. Udara sejuk dinilai dapat menjadi salah satu modal untuk menghadirkan pengalaman meditasi, yoga, pilates, maupun aktivitas relaksasi lainnya. Konsep tersebut juga berpeluang dipadukan dengan kearifan lokal agar memiliki karakter yang berbeda dari destinasi wellness lainnya.

“Wisatawan sekarang mencari pengalaman. Wellness itu punya potensi karena orang bersedia membayar untuk mendapatkan pengalaman tersebut,” ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article