Bakpia Day Pathuk Digelar Pekan Ini, 27 Ribu Bakpia Dibagi Gratis

- Bakpia Day ke-14 digelar di kawasan Pathuk, Yogyakarta, pada Sabtu 24 Oktober 2026 dengan tema Authentic Taste of Pathuk, menonjolkan identitas sentra bakpia dan kebersamaan warga.
- Acara ini menegaskan Pathuk sebagai asal industri bakpia Yogyakarta serta menjaga keaslian produknya melalui pengalaman wisata kuliner otentik bagi pengunjung.
- Karnaval 19 kontingen lintas budaya, live cooking, musik, dan hiburan akan meramaikan acara; panitia menargetkan pembagian 27 ribu bakpia gratis, naik dari 15 ribu sebelumnya.
Yogyakarta, IDN Times - Gelaran Bakpia Day ke-14, bakal digelar di pusat penjualan bakpia Kota Yogyakarta, Patuk. Event tahunan ini akan dilangsungkan pada Sabtu (24/10/2026), mengusung tema Authentic Taste of Pathuk.
Rangkaian acara ini tak sekadar menjadi panggung penguat identitas Patuk sebagai sentra industri bakpia, tetapi juga perayaan kebersamaan warga di tengah keberagaman suku dan budaya.
Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan, Anif Luhur Kurniawan, mengatakan kata taste dalam tema tahun ini memuat makna filosofis yang mendalam. Tidak hanya merujuk pada varian rasa kuliner bakpia, melainkan melambangkan "rasa" kebersamaan warga yang tumbuh dan merawat toleransi dari hari ke hari.
“Rasa yang kami maksud bukan sebatas varian seperti cokelat atau keju, melainkan rasa kebersamaan dan pengalaman keberagaman warga yang ingin kami bagikan secara hangat dalam perhelatan ini,” tutur Anif dikutip laman resmi Pemkot, Senin (19/10/1016).
Momentum pertahankan keaslian Kakpia Patuk

Kirab Gunungan bakpia dalam Bakpia Day di Kalurahan Ngampilan, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (22/10/2022). (Dok. Pemkot Yogyakarta) Ketua Panitia Bakpia Day ke-14, Dimaz Arifin Hamsyah, menegaskan acara ini menjadi momentum krusial untuk menegaskan kembali Patuk sebagai rumah mula industri bakpia di Yogyakarta. Di tengah gempuran tren usaha bakpia yang menjamur di berbagai sudut daerah, mempertahankan karakter serta keaslian Bakpia Patuk menjadi hal mendasar.
“Tujuan utamanya adalah mengenalkan kawasan Patuk sebagai destinasi utama. Kami ingin wisatawan yang datang ke Jogja tahu persis ke mana harus melangkah jika ingin menikmati pengalaman otentik sentra bakpia,” jelas Dimaz.
Puncak acara akan diadakan karnaval menyusuri rute dari Jalan Bhayangkara menuju eks Pabrik Tegel Kunci di Jalan KS Tubun. Sembilan belas kontingen dari 13 RW di Kelurahan Ngampilan akan berparade menampilkan identitas budaya yang sangat beragam—meliputi adat Jawa, Tionghoa, Betawi, Bali, Sunda, Sasak, Minangkabau, Madura, Batak, Dayak, Toraja, Aceh, Asmat, hingga pertunjukan Barongsai.
Pembagian 27 ribu bakpia gratis

ilustrasi bakpia dalam kotak (vecteezy.com/Mezti Vee) Tidak hanya pawai budaya, pengunjung di kawasan Jalan KS Tubun akan dimanjakan live cooking pembuatan bakpia, flashmob Maha Karya Raja, pertunjukan musik kirab, serta panggung hiburan utama.
Panitia menargetkan pembagian 27 eibu bakpia secara gratis kepada masyarakat dan wisatawan. Jumlah ini melonjak signifikan dibanding sebelumnya yaitu 15 ribu bakpia.
Untuk menambah semangat partisipasi, panitia menyiapkan ajang penghargaan bagi kontingen terbaik. Kriteria penilaian mencakup tata rias dan busana, kekompakan, kreativitas, serta tampilan (display).



















