Comscore Tracker

Pasar Malam Perayaan Sekaten Disepakati Bakal Digelar 2 Tahun Sekali

Tahun ini, Sekaten hadir tanpa romantisme pasar malam

Yogyakarta, IDN Times - Gelaran Pasar Malam Perayaan Sekaten akhirnya disetujui untuk tidak dilaksanakan tahun ini. Namun, tidak serta merta dihilangkan. Agenda Pasar Malam akan diadakan lagi pada tahun berikutnya.

1. Jadi dua tahun sekali

Pasar Malam Perayaan Sekaten Disepakati Bakal Digelar 2 Tahun SekaliIDNTimes/Holy Kartika

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono mengatakan, untuk agenda Pasar Malam disepakati digelar tiap dua kali Perayaan Sekaten.

"Untuk pasar malam dua tahun sekali kesepakatan dengan (pemerintah) kota (Yogyakarta)," Sri Sultan saat dijumpai di Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (4/10).

Baca Juga: Ganti Wajah, Sekaten Tahun Ini Hadir Tanpa Pasar Malam

2. Pemkot Yogyakarta memang tak anggarkan Pasar Malam

Pasar Malam Perayaan Sekaten Disepakati Bakal Digelar 2 Tahun SekaliIDN Times/Tunggul Kumoro

Dijumpai pada momen yang sama, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengucapkan hal senada. Bahwa setelah ini, agenda Pasar Malam hanya saat Perayaan Sekaten pada tahun genap saja.

Oleh karenanya, untuk anggaran Pasar Malam yang biasanya menelan Rp1,5-2 miliar, tahun ini tak dianggarkan. "Untuk tahun 2019 ini kami tidak menganggarkan," kata politikus Partai Golkar itu.

3. Lakukan kajian

Pasar Malam Perayaan Sekaten Disepakati Bakal Digelar 2 Tahun SekaliIDN Times/Tunggul Kumoro

Bersamaan dengan itu, akan dilakukan kajian atas berbagai masukan terkait perayaan Sekaten dengan atau tanpa Pasar Malam di dalamnya. Dikaji dari sisi keramaian dan kebisingan yang ditimbulkannya.

"Kita lakukan beberapa kajian," ucapnya.

Lebih jauh, Haryadi menegaskan tahun ini yang tidak ada cuma agenda Pasar Malam. Untuk Sekaten, tetap berlangsung seperti yang sudah diagendakan pihak Kraton Yogyakarta melalui upacara dan pameran kebudayaan.

"Tetap Sekaten itu aspek religinya, aspek budayanya, dan aspek ekonominya. Kan di Sekaten ada yang jual telur merah. Sekaten tetap Sekaten," tandasnya.

Baca Juga: Wayang Jogja Night Carnival Kembali Digelar, Kenalkan Cerita Kapi-Kapi

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya