Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sempat Putus Akibat Longsor, Jalur Cinomati Bisa Dilalui Kembali

Tanah longsor tutup akses Jalan Cino Mati. (Dok. Polres Bantul)
Tanah longsor tutup akses Jalan Cino Mati. (Dok. Polres Bantul)
Intinya sih...
  • Pasca longsor, pembersihan material dilakukan oleh Polsek Dlingo, TNI, FPRB Kalurahan Terong, dan relawan.
  • Akses jalan Cinomati kembali dibuka setelah beberapa jam pembersihan material longsoran.
  • BPBD Bantul mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi tanah longsor dan banjir akibat intensitas hujan yang tinggi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Hujan lebat yang mengguyur Bantul pada Rabu (14/1/2026) malam memicu tanah longsor di Jalan Cinomati, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Akibat peristiwa tersebut, akses Jalan Cinomati untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Material longsoran berupa tanah, batu, dan lumpur menutup badan jalan yang menghubungkan Kapanewon Pleret dan Kapanewon Imogiri.

"Jadi yang longsor tebing dan material longsoran menutup jalan sehingga tidak bisa dilalui," ujarnya, Kamis (15/1/2026).

1. Pembersihan material longsoran langsung dilakukan

‎Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto.(Dok.Polres Bantul)
‎Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto.(Dok.Polres Bantul)

Pasca kejadian tanah longsor, anggota Polsek Dlingo bersama TNI, FPRB Kalurahan Terong, dan relawan mendatangi lokasi untuk mengevaluasi material longsoran yang menutup akses jalan.

"Tadi malam langsung bisa terkondisi sehingga sudah bisa kembali dilalui," ungkapnya.

2. Akses jalan dibuka

Akses Jalan Cinomati sempat ditutup akibat tanah longsor.
Akses Jalan Cinomati sempat ditutup akibat tanah longsor. (Dok. Polres Bantul)

Sementara itu, Sekretaris BPBD Bantul, Ribut Bimo Haryo, menyampaikan pascakejadian tanah longsor yang sempat menutup akses Jalan Cinomati, TNI, Polri, FPRB, relawan, dan masyarakat bergotong royong membersihkan material longsoran.

"Selang beberapa jam Jalan Cinomati sudah bisa dilalui," katanya.

‎3. BPBD minta masyarakat waspadai bencana tanah longsor hingga banjir

ilustrasi tanah bergeser atau longsor
ilustrasi tanah bergeser atau longsor (pexels.com/Đan)

Dengan intensitas hujan yang masih cukup tinggi dan puncaknya diperkirakan terjadi pada Februari, pihaknya mengimbau masyarakat yang memiliki pohon rapuh agar segera menebangnya. Warga yang tinggal di lereng atau kawasan perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor, sementara warga di sekitar bantaran sungai diimbau mewaspadai potensi banjir.

"Kita akan selalu memperbaharui prakiraan cuaca agar masyarakat lebih waspada potensi terjadinya bencana hidrometeorologi," ungkap Ribut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More

Sempat Putus Akibat Longsor, Jalur Cinomati Bisa Dilalui Kembali

15 Jan 2026, 09:30 WIBNews