Hidupkan Laguna Pengklik Bantul, Danais Rp700 Juta Dikucurkan

Wisata kano jadi unggulan di Laguna Pengklik

Intinya Sih...

  • Kalurahan Srigading mengalokasikan dana hingga Rp700 juta dari Dana Keistimewaan (Danais) untuk menghidupkan kembali destinasi wisata Laguna Pengklik.
  • Pembelian 9.000 bibit pohon mangrove, penanaman, dan pemeliharaan bibit-bibit tersebut di kawasan Laguna Pengklik dilakukan dengan anggaran sebesar Rp200 juta dari dana Desa Maritim.
  • Anggaran tambahan sebesar Rp100 juta digunakan untuk membeli delapan unit kano yang telah aktif beroperasi di Laguna Pengklik, mendapatkan respons positif dari wisatawan.

Bantul, IDN Times - Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, mengalokasikan dana hingga Rp700 juta dari Dana Keistimewaan (Danais) untuk menghidupkan kembali destinasi wisata Laguna Pengklik yang sempat mati suri.

1. Tahun 2022, Kalurahan Srigading kucurkan anggaran Rp200 juta

Hidupkan Laguna Pengklik Bantul, Danais Rp700 Juta DikucurkanKepala Kalurahan Srigading, Prabawa Suganda.(IDN Times/Daruwaskita)

Kepala Kalurahan Srigading, Prabawa Suganda, mengungkapkan bahwa upaya untuk menghidupkan kembali destinasi wisata Laguna Pengklik dimulai pada tahun 2022 dengan menggunakan dana Desa Maritim sebesar Rp200 juta. Anggaran ini difokuskan untuk pembelian 9.000 bibit pohon mangrove, penanaman, dan pemeliharaan bibit-bibit tersebut di kawasan Laguna Pengklik.

"Keberadaan hutan mangrove ini juga untuk mendukung destinasi wisata Pengklik,"katanya, Rabu (10/7/2024).

2. Tahun 2023-2024 kucurkan anggaran lagi sebesar Rp500 juta

Hidupkan Laguna Pengklik Bantul, Danais Rp700 Juta DikucurkanWisata kano di Laguna Pengklik.(IDN Times/Daruwaskita)

Selanjutnya, pada tahun 2023, Kalurahan Srigading mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp100 juta dari dana Desa Maritim untuk membeli delapan unit kano. Saat ini, kano-kano tersebut telah aktif beroperasi di Laguna Pengklik, menjadi salah satu daya tarik unggulan yang menarik minat wisatawan.

"Uji coba wisata kano yang sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir ini juga mendapatkan respons yang positif dari wisatawan," ungkapnya.

Pada tahun 2024, Kalurahan Srigading melanjutkan upayanya dengan mengalokasikan dana sebesar Rp400 juta dari dana Desa Mandiri Budaya. Dana ini digunakan untuk memperbaiki sarana dan prasarana, membeli gazebo, peralatan memasak, serta gerobak untuk angkringan.

"Selain wisata menyusuri Laguna Pengklik hingga melihat hutan mangrove nantinya juga ada wisata kuliner khas dari Kalurahan Srigading," tuturnya. "Jadi total anggaran yang kita investasikan untuk menghidupkan kembali Laguna Pengklik mulai tahun 2022 hingga 2024 yang semuanya bersumber dari Danais mencapai Rp700 juta."

Baca Juga: Viral, Truk Ugal-Ugalan di Kawasan Jembatan Kretek II Bantul

3. Laguna Pengklik mulai bergeliat dengan wisata kano

Hidupkan Laguna Pengklik Bantul, Danais Rp700 Juta DikucurkanWisata kano Laguna Pengklik.(IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Desa Wisata Alam Budaya Edukasi Tegalrejo-Tegalsari (Dewi Lambudi Rejo Sari), Rizal Archa Madhani (21), mengatakan geliat wisata di Laguna Pengklik sudah mulai terlihat sejak satu bulan terakhir. Apalagi, pada awal Juli ada libur panjang sekolah sehingga banyak wisatawan yang berkunjung.

"Yang jelas Laguna Pengklik yang mati suri kini kembali bergeliat kembali. Dukungan pemuda-pemudi dari Padukuhan Tegalsari-Tegalrejo sangat membantu geliat wisata di Laguna Pengklik terutama wisata kanonya," katanya.

"Harapan kita saat grand launching mendatang dengan fasilitas dan prasarana lengkap serta wisata kuliner akan semakin ramai kunjungan wisatawannya," katanya.

Baca Juga: Libur Sekolah dan Suro Dongkrak Jumlah Wisatawan ke Bantul

Topik:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya