Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Benarkah Menabrak Kucing Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya

Kota Yogyakarta
2 min read
Benarkah Menabrak Kucing Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya
ilustrasi kucing liar makan tulang (pexels.com/Özgür Akdeniz)

  • Dalam Islam, menabrak kucing tanpa sengaja tidak dianggap dosa berdasarkan prinsip kekhilafan, dan tidak berkaitan dengan datangnya marabahaya.

  • Keyakinan bahwa insiden tersebut membawa sial disebut tathayyur dan tidak berdasar; sugesti negatif justru dapat memengaruhi psikologis serta perilaku pengendara.

  • Setelah menabrak kucing, pengendara dianjurkan menepi, beristighfar, memindahkan atau menguburkan bangkainya, serta membaca doa keselamatan dan memperbanyak dzikir.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menabrak kucing di jalan kerap kali dikaitkan oleh sebagian masyarakat dengan mitos pembawa kesialan atau musibah. Namun, bagaimana pandangan Islam dan penjelasan ilmiah mengenai hal tersebut? Berikut penjelasan lengkap mengenai pertanyaan benarkah menabrak kucing bisa membawa sial. Simak sampai selesai, ya!

  1. 1. Hukum menabrak kucing tanpa sengaja dalam Islam

    benarkah menabrak kucing bisa membawa sial
    Ilustrasi kucing marah (Pexels/Aleksey Marcov)

    Dalam ajaran Islam, kucing merupakan makhluk hidup yang patut disayangi. Rasulullah SAW bahkan pernah mengingatkan umatnya melalui sebuah hadis riwayat Muslim mengenai seorang wanita yang disiksa di neraka akibat mengurung kucing hingga kelaparan. Kendati demikian, hukum tersebut tentu berbeda jika suatu insiden terjadi di luar kesengajaan, seperti tidak sengaja menabrak kucing saat berkendara di jalan raya.

    Berdasarkan firman Allah SWT dalam Surat Al-Ahzab ayat 5, ditegaskan bahwa tidak ada dosa bagi seseorang atas kesalahan yang dilakukan karena kekhilafan atau ketidaksengajaan. Oleh karena itu, menabrak kucing di jalan secara tidak sengaja bukanlah sebuah dosa dan tidak perlu dikaitkan dengan datangnya marabahaya. Islam secara tegas menolak keyakinan tathayyur, yakni tindakan mengaitkan suatu kejadian atau musibah tertentu dengan pertanda buruk.

  2. 2. Mitos kesialan dan bahaya sugesti negatif

    benarkah menabrak kucing bisa membawa sial
    Ilustrasi kucing di dekat mangkuk tempat minumnya (pexels.com/Tranmautritam)

    Keyakinan bahwa menabrak kucing dapat mendatangkan kesialan merupakan mitos yang tidak memiliki dasar ajaran agama. Kitab Faidlul Qadir karya Imam Al-Munawi menjelaskan bahwa kesialan sebenarnya justru akan menimpa orang-orang yang memelihara rasa sial dalam dirinya, mempercayai tathayyur, serta mengabaikan teladan Nabi. Sikap semacam ini dinilai mencerminkan lemahnya tawakal seseorang kepada Allah SWT.

    Apabila pengendara telanjur meyakini bahwa menabrak kucing adalah pertanda sial, keyakinan tersebut dikhawatirkan berubah menjadi sugesti negatif. Sugesti ini dapat memengaruhi kondisi psikologis, pikiran, serta perilaku pengemudi selama berkendara, sehingga hal-hal buruk yang terjadi kemudian hari murni disebabkan oleh sugesti diri sendiri, bukan karena peristiwa menabrak kucing.

  3. 3. Tindakan yang sebaiknya dilakukan saat menabrak kucing

    benarkah menabrak kucing bisa membawa sial
    Ilustrasi kucing berbaring sakit (Pexels.com/ Camilo Ospina)

    Jika seorang pengendara tak sengaja menabrak kucing hingga terluka atau mati di jalan, ada beberapa langkah bijak yang dianjurkan untuk dilakukan:

    • Segera menepikan kendaraan sejenak untuk menenangkan pikiran.
    • Membaca istighfar karena dikhawatirkan hati sempat lalai dari mengingat Allah SWT selama perjalanan.
    • Mengubur atau memindahkan bangkai kucing dari tengah jalan agar tidak membahayakan atau mengganggu kenyamanan pengendara lain yang melintas.
    • Senantiasa membaca doa keselamatan sebelum memulai perjalanan serta memperbanyak dzikir agar senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

    Itulah jawaban dari pertanyaan mitos benarkah menabrak kucing bisa membawa kesialan. Semoga artikel ini bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More