Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Basmi Praktik Titipan di Polri, KPRP Siapkan Skema Jalur Afirmasi

Ilustrasi lambang Polri (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi lambang Polri (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya sih...
  • Praktik 'titipan' dalam rekrutmen Polri tak boleh lagi dilanggengkan
  • Masalah praktik titip-menitip menjadi salah satu dari 30 masukan untuk reformasi Polri
  • Jalur afirmasi mencakup rekrutmen wilayah 3T dan siswa berprestasi, dengan peraturan dari Kapolri atau Perpres
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Mahfud MD menyebut praktik 'titipan' dalam rekrutmen anggota Polri tak boleh lagi dilanggengkan. KPRP pun telah menyiapkan sebuah skema yakni jalur afirmasi untuk penerimaan anggota Korps Bhayangkara.

1. Satu dari 30 masukan untuk reformasi Polri

Mahfud mengatakan, masalah praktik titip-menitip ini jadi satu dari 30 persoalan atau masukan terkait upaya reformasi Polri yang diperoleh KPRP selama tahap dengar pendapat umum (public hearing). Mahfud mengklaim, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun telah memahami praktik macam ini. Selain rekrutmen, masalah mutasi dan rotasi juga masuk pembahasan KPRP.

"Selama ini kan ada jatah khusus, tuh. DPR nitip, Parpol nitip, menteri nitip, ini nitip. Sehingga anaknya polisi sendiri nitip, sehingga banyak rakyat nggak dapat. Nah, kemarin disepakati tidak boleh ada titip-titipan, tapi ada (jalur) afirmasi," kata Mahfud di UGM, Sleman, DIY, Kamis (15/1).

2. Jalur afirmasi, rekrutmen untuk wilayah 3T hingga siswa berprestasi

Anggota KPRP, Mahfud MD (kanan), di Fakultas Hukum UGM, Sleman, Senin (22/12/2025).
Anggota KPRP, Mahfud MD (kanan), di Fakultas Hukum UGM, Sleman, Senin (22/12/2025). (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Dalam rumusan KPRP, jalur afirmasi ini mencakup rekrutmen yang mengakomodasi pertama untuk masyarakat dari wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T). Rekrutmen dari wilayah 3T ini nantinya bakal menggunakan standar passing grade atau nilai ambang batas minimal yang berbeda.

"Itu kayak Papua itu, nanti dapat jatah sendiri," kata Mahfud.

Selain itu, lewat jalur afirmasi ini juga harus disediakan kuota tertentu untuk perempuan dan anak berprestasi dalam rekrutmen anggota. "(Lulusan) SMA yang berprestasi nasional di berbagai bidang akan diberi jatah juga, itu sudah disepakati," imbuhnya.

Mahfud menegaskan, skema rekrutmen yang dirumuskan KPRP ini berlaku untuk jalur masuk kepolisian, baik itu perwira, bintara maupun tamtama.

3. Peraturan dari Kapolri atau Perpres

Bersamaan dengan itu, guna memutus rantai titipan dalam rekrutmen polisi, nantinya akan ada peraturan dari Kapolri atau Peraturan Presiden (Perpres) yang meregulasinya.

"Besok enggak boleh lagi (titip), karena itu juga yang merusak meritokrasi," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More

Basmi Praktik Titipan di Polri, KPRP Siapkan Skema Jalur Afirmasi

15 Jan 2026, 19:47 WIBNews