Program Certified Live Host, Solusi Pede-Pro Bisnis Live Commerce

- Program Certified LIVE Host membantu generasi muda membangun karier digital
- Kurikulum khusus meliputi teknis livestream, komunikasi, dan personal branding
- Program ini mendapat respon positif dengan lebih dari 200 peserta yang sudah melakukan registrasi
Yogyakarta, IDN Times - Masalah kepercayaan diri atau grogi di depan kamera mungkin jadi sebuah tembok besar bagi yang berniat memulai karier di bidang atau bisnis live commerce. Sebuah program bernama Certified LIVE Host oleh karenanya hadir untuk membantu membuka ruang bagi generasi muda dalam membangun karier digital mereka.
Certified LIVE Host Program ini diinisiasi dan diluncurkan oleh TikTok Shop by Tokopedia, bersama Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) melalui seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di kampus UGM belum lama ini.
1. Solusi kurang nyaman di depan kamera dan tak pede berkomunikasi

Stephanie Susilo, Senior Director of E-Commerce, Tokopedia dan TikTok Shop menuturkan, program ini menjadi langkah permulaan dari kemitraan strategis dalam membentuk generasi baru kreator digital yang siap berkontribusi di dunia e-commerce dan live shopping.
Sebagai bagian dari ekosistem perdagangan digital Indonesia, kata Stephanie, TikTok Shop by Tokopedia memilik komitmen untuk terus memberdayakan pelaku usaha lokal dan memperluas akses mereka ke pasar digital.
Salah satu upayanya adalah lewat pelatihan terstruktur macam program Live Stream Academy, yang sekarang dikembangkan lebih jauh melalui Certified LIVE Host Program. Tujuannya, demi membuka ruang bagi generasi muda untuk membangun karier digital yang relevan dan berdampak.
"TikTok Shop by Tokopedia menemukan bahwa hambatan utama bagi calon live host adalah rasa kurang nyaman tampil di depan kamera dan rendahnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi," kata Stephanie dalam keterangan yang diterima, Selasa (26/8/2025).
2. Kurikulum khusus, mulai dari teknis livestream hingga penguatan personal branding

Menurut Stephanie, Certified LIVE Host Program hadir untuk menjawab tantangan ini melalui kurikulum yang didesain khusus guna membangun kepercayaan diri peserta.
Certified LIVE Host Program selain itu juga mengimplementasikan kurikulum yang mengasah kemampuan komunikasi, dan memberikan latihan praktis di depan kamera. Sehingga, mampu tampil lebih percaya diri dan profesional setiap kali memandu siaran langsung.
Stephanie melanjutkan, program ini membekali mahasiswa dan profesional muda dengan keterampilan teknis livestream, pembuatan konten, storytelling, analisis performa siaran, hingga penguatan personal branding.
Menggunakan pendekatan ini, para peserta harapannya siap menjadi host yang profesional dan mampu memberikan pengalaman belanja interaktif yang berkualitas.
"Sebagai platform e-commerce, kami percaya masa depan perdagangan digital Indonesia ada di tangan generasi muda," ujar Stephanie.
"Profesi Live Host ini bisa menjadi pilihan karir yang menjanjikan di masa depan. Melalui program ini, kami ingin membantu mereka mendapatkan keterampilan dan kepercayaan diri yang dibutuhkan, sekaligus mendukung terciptanya lapangan pekerjaan baru," sambungnya.
3. Ternyata banyak peminatnya

Sementara itu Program Director GIK UGM, Asri Aldila Putri melihat program ini menjembatani antara dunia kampus dan kebutuhan industri yang terus berkembang. Ia menjelaskan, program ini akan berlangsung dari Agustus hingga September 2025 sebagai bagian dari TDC Class GIK UGM.
Batch atau gelombang pertama dimulai pada 19 Agustus 2025 dan sudah diikuti oleh 50 peserta. Sampai hari ini, klaim Asri, lebih dari 200 peserta sudah melakukan registrasi. Kata dia, ini adalah cerminan tingginya minat terhadap pengembangan diri di bidang live commerce.
"Kami berharap peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem digital, baik sebagai profesional maupun pendukung UMKM di sekitarnya," tutur Asri.