Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Sisi Positif Tetap Melajang saat Kondisi Finansial sudah Matang

Ilustrasi bahagia (unsplash.com/Photo by Matt Mutlu)
Ilustrasi bahagia (unsplash.com/Photo by Matt Mutlu)

Seseorang yang sudah mapan tapi belum menikah, kerap terbebani oleh ekspektasi dan penilaian. Padahal, ada sisi baik yang bisa dimanfaatkan dari keadaan tersebut.

Bagi kamu yang sudah mapan finansial dan hidup, dan belum ingin menikah, jangan lewatkan 5 poin penting ini!

1. Fokus pada pengembangan diri

Ilustrasi bahagia (unsplash.com/Photo by Michael Walk)
Ilustrasi bahagia (unsplash.com/Photo by Michael Walk)

Salah satu hikmah belum saat mapan, adalah memiliki lebih waktu banyak dan kesempatan untuk fokus pada pengembangan diri. Kamu masih memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi minat, bakat, dan tujuan hidup tanpa dibatasi tanggung jawab keluarga.

Hal ini memungkinkan kamu untuk menemukan jati diri, dan menjadi pribadi yang lebih matang sebelum memasuki komitmen pernikahan.

2. Lebih banyak waktu untuk keluarga dan teman

Ilustrasi bahagia bersama teman
Ilustrasi bahagia bersama teman(Unsplash.com/Helena Lopes)

Kamu mempunyai kesempatan lebih banyak waktu yang dihabiskan dengan keluarga dan teman, dan memperkuat ikatan dengan keluarga, sahabat, serta membangun jaringan sosial yang kuat.

3. Kesempatan untuk menemukan pasangan yang cocok

kenapa banyak orang takut terlalu bahagia?
ilustrasi bahagia (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Di saat mapan dengan usia yang matang, kamu bisa menemukan kesempatan untuk memilih pasangan yang sesuai dengan nilai hidupmu, dan keinginan untuk menjadi lebih baik. Tentunya, ini bisa membantumu memilih pasangan yang sejalan dengan visi dan tujuan hidupmu.

4. Menghargai kemandirian dan kebebasan

Ilustrasi bahagia (unsplash.com/Photo by Paul Weaver)
Ilustrasi bahagia (unsplash.com/Photo by Paul Weaver)

Sebagai individu yang mandiri, dapat mengatur hidup sesuai keinginan, membuat keputusan sendiri, dan menjalaninya tanpa berkompromi dengan kebutuhan atau keinginan orang lain.

Gak bisa disangkal, ini membantumu membangun kepercayaan diri dan kemandirian finansial, bukan tergantung dengan pasangan.

5. Kesempatan untuk menyumbangkan waktu dan energi pada hal positif

Bahagia
ilustrasi bahagia (pexels.com/Matheus Bertelli)

Kamu akan punya banyak kesempatan untuk menyumbangkan waktu dan energi pada hal-hal positif, seperti menjadi sukarelawan atau berpartisipasi dalam komunitas. Kontribusi ini tidak saja membuatmu bahagia, juga membawa perubahan baik bagi lingkungan sekitar.

Selalu temukan sisi positif dari setiap kejadian, yang paling utama adalah menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab dan rasa bahagia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest Life Jogja

See More

5 Langkah Cerdas Menabung dari Gaji UMP Jogja, 2 Jutaan Cukup?

05 Jan 2026, 10:30 WIBLife