Kegiatan Lebaran Komunitas Thukul Land di Kulon Progo (Dok.istimewa oleh @kdkclpctrs)
Thukul Land perdana dihelat pada Minggu (4/10/2026) di Taman Rumah Dinas Bupati Kulon Progo, berlangsung semarak sejak pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Kemeriahannya diawali charity run, dan beragam aktivitas seru. Mulai membaca senyap sambil berkebaya hasil kolaborasi Sekali Duduk Reading dan Perempuan Berkebaya Kulon Progo, walking tour bareng Kolektif Eureka dan Warga Bumi Movement, hingga Pesta Warga bersama Ragam Arena serta Zero Pressure Record di akhir acara.
"Thukul Land merupakan kolektif event yang lahir dari keresahan akan keberlangsungan dan ruang promosi komunitas dan warung artisan yang terbatas, sehingga event ini menjadi “pulau” atau wadah yang menyatukan" jelas Habib Ahmad Hashbullah sebagai Creative Director Thukul Land.
Arti Thukul Land mengambil bahasa Jawa yakni 'Thukul' yang artinya tumbuh dan land yang berarti pulau atau wadah, Thukul Land diharapkan bisa menjadi media atau wadah bagi meraka yang sedang bertumbuh. Disebut 'Lebaran Komunitas' karena merupakan ruang bertemunya komunitas, saling menyapa dan terhubung kembali. Selaras dengan konsep lebaran sebagai ruang pertemuan.
Kolaborasi antarjejaring ini tumbuh secara organik berdasarkan kesamaan filosofi maupun teknis. Pada aspek teknis misalnya, Thukul Land menggandeng tiga komunitas sepeda untuk membidani aksi sosial bertajuk Pedal Peduli Wates. Sementara pada aspek filosofis, lahir aktivasi "Membaca" Perempuan yang mengawinkan visi Sekali Duduk Reading, Perempuan Berkebaya Kulon Progo, dan Niswaraya. Hebatnya, perhelatan perdana ini sukses menyedot sekitar 500 pengunjung, mulai dari pegiat komunitas hingga masyarakat.