Bek Muda PSS Nur Aziz Absen Lawan Barito, Ini Penyebabnya

- Aziz absen hingga tiga pekan karena cedera tulang kering saat latihan resmi.
- Sejumlah pemain muda disiapkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan Aziz.
- Tim pelatih fokus pada pemulihan Aziz agar dapat kembali dalam kondisi terbaik.
Sleman, IDNTimes - Bek muda PSS Sleman, Fadhilah Tegar Nur Aziz, dipastikan tidak bermain pada pekan terakhir putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 saat Laskar Sembada menjamu PS Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) malam WIB. Pemain muda hasil didikan PSS Development harus menepi lantaran cedera yang membekapnya.
1. Bisa absen hingga tiga pekan
Menurut Direktur Teknis PSS Sleman, Pieter Huistra, cedera didapat Aziz saat menjalani official training pertandingan kontra Persipura Jayapura pada hari Sabtu (24/1/2026).
“Cedera tersebut terjadi akibat kecelakaan yang tidak disengaja, saat latihan resmi jelang laga melawan Persipura. Dia bertabrakan dengan alat penyiram air di sisi lapangan hingga mengalami luka di tulang kering. Kondisinya cukup serius sehingga membutuhkan perawatan di rumah sakit dan waktu pemulihan,” ungkap Pieter Huistra dikutip laman resmi klbu, Kamis (29/6/2026).
Pieter Huistra berharap Aziz segera pulih sehingga kembali memperkuat PSS Sleman. “Harapannya Aziz akan segera kembali. Berdasarkan perkiraan sekitar dua hingga tiga minggu dia bisa kembali bermain,” jelasnya.
2. Sejumlah pemain muda sudah disiapkan

Huistra menambahkan absennya Aziz tidak menjadi kendala bagi tim pelatih Laskar Sembada. Sejumlah pemain yang masuk dalam regulasi pemain muda telah dipersiapkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan, sehingga tim pelatih tetap memiliki opsi yang memadai untuk menjaga keseimbangan permainan.
“Menit bermain Aziz lumayan banyak di beberapa pertandingan terakhir. Saatnya Saiful atau Figo untuk mengambil peran tersebut. Namun, secara umum penampilan pemain muda sampai saat ini membuat saya terkesan. Secara khusus dua pemain muda rekrutan terbaru, meraka menunjukkan peningkatan berarti,” jelas Pieter Huistra.
3. Tim pelatih fokus pada pemulihan
Tim pelatih PSS, kata Huistra tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan kondisi sang pemain. Fokus utama saat ini adalah memastikan proses pemulihan Tegar berjalan optimal agar ia dapat kembali ke lapangan dalam kondisi terbaik pada pertandingan-pertandingan berikutnya.









.jpg)


