Comscore Tracker

Zona Hijau COVID-19 di Sleman Hilang Lagi, Zona Oranye Mendominasi

Kapanewon Kalasan jadi zona merah

Sleman, IDN Times - Peta epidemiologi Kabupaten Sleman terbaru menunjukkan zona hijau kembali menghilang di Kabupaten Sleman. Kapanewon Seyegan yang sebelumnya sudah masuk ke dalam zona hijau, kini kembali menjadi zona kuning.

Sementara itu, untuk zona oranye yang sebelumnya hanya tersisa 5 kapanewon, kini semakin meluas menjadi 12 kapanewon. Hal tersebut turut membuat zona kuning yang sebelumnya mendominasi, yakni sebanyak 9 kapanewon, kini tinggal 4 kapanewon. Sedangkan Kapanewon Kalasan yang awalnya berstatus kuning, kini berubah menjadi merah.

Baca Juga: 5 Karyawan BNI di Yogyakarta Positif COVID-19, Sejumlah Outlet Ditutup

1. Nakes dan pendatang positif COVID-19 membuat status Seyegan berubah

Zona Hijau COVID-19 di Sleman Hilang Lagi, Zona Oranye MendominasiIlustrasi tenaga kesehatan. ANTARA FOTO/Fauzan

Panewu Seyegan, Budi Pramono menjelaskan, beralihnya Kapanewon Seyegan menjadi zona kuning disebabkan adanya kasus positif COVID-19 baru. Kasus tersebut berasal dari adanya tenaga medis serta pelaku perjalanan dari luar kota yang positif COVID-19.

"Jadi kuning karena ada positif dari klaster nakes, dan perjalanan luar daerah, Lampung dan Papua," ungkapnya para Jumat (11/9/2020).

2. Mempertahankan zona hijau dirasa sulit

Zona Hijau COVID-19 di Sleman Hilang Lagi, Zona Oranye MendominasiIlustrasi Roadtrip (Mudik) (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut Budi, untuk bisa mempertahankan zona hijau sangatlah berat. Hal ini salah satunya dikarenakan mulai banyaknya pelaku perjalanan serta aktivitas warga yang sudah kembali seperti biasa.

"Untuk bisa mempertahankan zona hijau semakin berat. Berat karena sebaran yang saat ini merata dan dengan aktivitas warga yang kembali seperti sebelum COVID-19," terangnya.

3. Status Kalasan berubah jadi merah

Zona Hijau COVID-19 di Sleman Hilang Lagi, Zona Oranye MendominasiIlustrasi Tes Usap/PCR Test (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Sementara itu, Kapanewon Kalasan yang awalnya berstatus sebagai zona kuning, kini berubah menjadi satu-satunya Kapanewon di Sleman yang berstatus merah. Berkaitan dengan hal tersebut, Panewu Kalasan, Siti Anggraeni Susila Prapti menjelaskan jika pihaknya sempat bingung mengenai status Kalasan yang menjadi merah.

"Tadi saya juga sempat bingung kok Kalasan merah. Setelah saya koordinasikan dengan puskesmas ada kriteria baru mengenai penetapan zona epidemologi COVID-19, tetapi sampai hari ini surat/kriteria baru belum sampai ke kami," paparnya.

Baca Juga: Cegah Klaster Pariwisata, Kapanewon Cangkringan Akan RDT Pelaku Wisata

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya