Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Gorong Royong Bikin Lapangan Voli, Warga Banguntapan Bantul Temukan Granat

WhatsApp Image 2025-06-15 at 8.29.07 AM.jpeg
Gorong Royong Bikin Lapangan Voli, Warga Banguntapan Bantul Temukan Granat.(Dokumentasi Polres Bantul)

Bantul, IDN Times - Warga Padukuhan Tobratan, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan menemukan granat yang diduga merupakan peninggalan Belanda. Kejadian tersebut terjadi saat membuat lapangan voli pada Jumat (13/6/2025 sekitar pukul 15.45 WIB.

1. Saat meratakan tanah warga temukan granat

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry. (IDN Times/Daruwaskita)
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry. (IDN Times/Daruwaskita)

Kasi Humas Polres Bantul, Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry mengatakan, penemuan granat berawal saat warga kerja bak saat maratakan tanah untuk pembuatan lapangan voli.

"Saat sedang menggali tanah menggunakan cangkul untuk meratakan lapangan voli sedalam lebih kurang 20 sentimeter tiba-tiba mengenai benda keras," ucapnya, Sabtu (14/6/2025).

2. Melaporkan penemuan granat ke Polsek Banguntapan

WhatsApp Image 2025-06-15 at 8.29.07 AM (1).jpeg
Gorong Royong Bikin Lapangan Voli, Warga Banguntapan Bantul Temukan Granat.(Dokumentasi Polres Bantul)

Warga selanjutnya melaporkan benda tersebut ke Bhabinkamtibmas Polsek Banguntapan. Sebelumnya warga juga mengangkat dan membersihkan barang termuan tersebut. "Polsek Banguntapan selanjutnya melaporkan penemuan granat kepada Tim Gegana Polda DIY," tuturnya.

3. Tim Gegana Polda DIY evakuasi granat

WhatsApp Image 2025-06-15 at 8.29.06 AM.jpeg
Gorong Royong Bikin Lapangan Voli, Warga Banguntapan Bantul Temukan Granat.(Dokumentasi Polres Bantul)

Sekitar pukul 18.57 WIB Tim Gegana Polda DIY tiba di lokasi penemuan granat yang dipimpin oleh AKP Hendro Purnomo (Kasubden Jibom) dilanjutkan apel dan evakuasi benda tersebut.

"Pada pukul 19.27 WIB evakuasi granat selesai dan dilanjutkan pengamanan granat Ke Mako Brimob Gondowulung. Diperkirakan granat tersebut peninggalan jaman penjajahan Belanda," tuturnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us