Kota Jogja, IDN Times - Pagi di Kotagede terasa berbeda ketika di halaman Masjid Mataram Kotagede terlihat sejumlah perempuan berkebaya dan berkain pada Sabtu (24/01). Di sela bangunan bersejarah itu, peserta menikmati pengalaman membaca tanpa suara, lalu melanjutkannya dengan walking tour yang pelan tapi penuh makna. Acara ini diinisiasi oleh Puan dan Bukunya bersama komunitas Lawang Pethuk dan kafe Westpash, menghadirkan cara baru merayakan literasi melalui ruang dan cerita kota.
Kegiatan ini tak sekadar ajang jalan-jalan atau membaca bersama, tapi juga ruang pertemuan bagi mereka, para perempuan, yang ingin menikmati Jogja dengan cara yang lebih pelan dan sadar. Dan melalui kolaborasi ini, pengalaman literasi ini menjelma menjadi perjalanan yang hangat, intim, dan penuh rasa.
