Pohon beringin yang terdapat di Alun-alun Kidul Jogja. (kratonjogja.id)
Pohon Beringin atau yang dalam bahasa Jawa disebut waringin memiliki persebaran di India, Tiongkok Selatan, Australia Utara, Indonesia, dan beberapa negara Asia. Pohon ini berukuran sangat besar, bahkan bisa mencapai ketinggian 40−50 meter, dengan diameter batangnya mencapai 100−190 cm. Maka tak heran saking rimbunnya pohon beringin menjadi peneduh kala hujan atau panas.
Menurut laman milik Keraton Jogja, terdapat dua macam pohon yang ditanam di Keraton Yogyakarta, yakni beringin pada umumnya dan beringin preh. Letaknya ada di mana-mana, mulai dari di Alun-Alun Utara, Plataran Kamandungan Lor, Plataran Kemagangan, dan Alun-Alun Selatan. Di Alun-alun Selatan dan Alun-alun Utara pun terdapat sepasang pohon beringin yang diberi pagar atau yang disebut ringin kurung.
Pohon beringin bermakna keteduhan dan pengayoman, Sri Sultan sebagai raja atau pemimpin senantiasa mengayomi rakyat. Pohon Beringin juga menjadi representasi dari seorang pemimpin, karena memiliki 7 keistimewaan, yaitu:
- kuat dan kokoh,
- mudah beradaptasi,
- pengayom,
- penopang,
- bersinergi dengan pemimpin di atasnya,
- memberi manfaat,
terus bertumbuh.