Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra. (Dok. Tim Media PSS)
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra. (Dok. Tim Media PSS)

Intinya sih...

  • PSS Sleman kalah 1-0 dari Malut United dalam laga Liga 1 2024/2025.
  • Pelatih Pieter Huistra puji permainan pemain meski mengakui keunggulan lawan, sementara bek Fachruddin Aryanto tetap optimis untuk bangkit di pertandingan berikutnya.
  • Kekalahan kelima secara beruntun membuat PSS tertahan di peringkat 17 klasemen sementara, dengan peluang untuk bangkit saat menjamu Barito Putera pada pekan berikutnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra menilai para pemainnya telah tampil sebaik mungkin saat kalah dari Malut United dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Kie Raha Ternate, Minggu (22/2/2025) malam.

Dalam laga debut Pieter Huistra bersama PSS, Laskar Sembada julukan PSS Sleman takluk 1-0 lewat gol yang dilakukan Diego Martinez pada babak kedua.

1. Klaim tak beruntung

PSS Sleman kalah 0-1 melawan Malut United di pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Minggu (22/2/2025) malam. (Instagram/pssleman)

Huistra melihat anak-anak asuhnya bermain sesuai instruksinya di hampir setiap menit pertandingan. Namun, mantan Pelatih Borneo FC itu juga memahami Malut United bukanlah lawan enteng.

"Sejujurnya saya pikir kita tidak beruntung kalah di sini. Tapi itulah yang terjadi, yang paling penting buat saya semua yang kami minta untuk mereka mainkan, mereka mencobanya, mereka melakukannya. Mereka seharusnya bisa dapat lebih dari yang mereka dapat hari ini," kata Huistra.

2. Saling percaya dan bangkit di sisa 10 pertandingan

Bek tengah PSS Sleman, Fachruddin Aryanto. (Pssleman.id)

Bek PSS, Fachruddin Aryanto mengakui keunggulan Laskar Kie Reha, juga merupakan kekalahan klubnya untuk kesekian kalinya.

"Kita tahu pertandingan malam ini adalah pertandingan yang tidak mudah untuk kita dan kita kalah lagi. Tapi kita tidak menyerah, masih ada sepuluh pertandingan dan kita saling percaya untuk bangkit di pertandingan berikutnya," tutup eks pemain Timnas Indonesia itu.

 

3. PSS kalah 5 kali beruntun

PSS Sleman kalah 0-1 melawan Malut United di pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Minggu (22/2/2025) malam. (Instagram/pssleman)

Kekalahan atas Malut United menjadi yang kelima secara beruntun buat PSS. Skuad Super Elang Jawa juga belum meraih satu kemenangan pun di enam laga terakhir. Poin terakhir yang diperoleh PSS adalah melalui hasil imbang kontra Persik Kediri, Minggu (19/1/2025). 

PSS Sleman kini tertahan di peringkat 17 klasemen sementara dengan raihan 19 poin atau sama dengan raihan poin juru kunci, Persis Solo.

Pada pekan berikutnya, PSS akan menjamu Barito Putera. Pertandingan ini menjadi peluang bagi Hokky Caraka dan kolega untuk keluar dari zona merah, dengan catatan tim-tim di atas mereka menuai hasil buruk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team