Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sesi latihan PSS Sleman.
Sesi latihan PSS Sleman. (pssleman.id)

Intinya sih...

  • Persaingan di klasemen sangat ketat, konsistensi performa dan fokus penuh menjadi kunci agar PSS tetap berada dalam jalur perebutan gelar hingga akhir musim.

  • PSS diminta tak terlena meski belum terkalahkan dalam dua pertemuan sebelumnya, Deltras tetap memiliki potensi ancaman melalui skema serangan balik cepat.

  • Pemain diminta percaya diri dan tampil disiplin, efektif, dan konsisten untuk menjaga peluang finis di posisi pertama pada akhir putaran ketiga.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - PSS Sleman memulai putaran ketiga Grup Timur Pegadaian Championshiop 2025/2026 melawan Deltras di Stadiom Maguwoharjo, Sleman, Santu (14/2/2026).

Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan putaran ketiga merupakan fase paling krusial dalam perjalanan tim musim ini. Ketatnya persaingan di papan atas klasemen membuat setiap pertandingan memiliki arti penting dalam perebutan posisi puncak.

Huitra menjelaskan Laskar Sembada harus mampu mengungguli para pesaing terdekat dalam perolehan poin jika ingin mengakhiri kompetisi di posisi pertama.

“Kami harus mendapatkan poin lebih banyak daripada Barito dan Persipura. Kami tertinggal satu poin, jadi situasinya sangat ketat. Akan ada pertandingan-pertandingan besar yang menentukan,” ujarnya dikutip laman resmi klub, Jumat (13/2/2026).

1. Persaingan di klasemen sangat ketat

Pelatih PSS, Pieter Huistra. (Dok. Tim Media PSS)

Huistra menekankan selisih satu poin mencerminkan tipisnya margin persaingan. Oleh karena itu, konsistensi performa dan fokus penuh di setiap pertandingan menjadi kunci agar PSS tetap berada dalam jalur perebutan gelar hingga akhir musim.

2. PSS diminta tak terlena

Menghadapi laga perdana melawan Deltras FC, Huistra mengingatkan tim untuk tidak terlena meski PSS belum terkalahkan dalam dua pertemuan sebelumnya. Ia menilai Deltras tetap memiliki potensi ancaman, terutama melalui skema serangan balik cepat.

“Kami menghormati setiap lawan. Kami tahu Deltras berbahaya jika diberi ruang untuk melakukan serangan balik. Jadi kami harus memainkan permainan kami sendiri,” jelas Pieter Huistra.

3. Pemain diminta percaya diri

Logo PSS Sleman / pssleman,.id

Huistra menyebut Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis akan memastikan seluruh pemain memahami pendekatan taktik yang harus dijalankan di lapangan. Menurutnya, fondasi utama dalam menghadapi laga-laga penting adalah kepercayaan diri dan keyakinan terhadap kualitas tim sendiri.

“Kami selalu percaya pada diri kami sendiri, pada tim kami, dan pada para pemain. Itu yang paling penting,” jelasnya.

Dengan kompetisi yang semakin kompetitif dan setiap poin menjadi sangat berharga, PSS dituntut tampil disiplin, efektif, dan konsisten untuk menjaga peluang finis di posisi pertama pada akhir putaran ketiga.

Editorial Team