Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lambang PSS Sleman (Pssleman.id)
Lambang PSS Sleman (Pssleman.id)

Intinya sih...

  • Tujuh orang cedera ringan akibat insiden asap saat pertandingan PSS Sleman lawan Barito Putera FC.

  • Manajemen PSS melaporkan insiden ke PT LIB dan polisi, serta mengambil langkah hukum untuk menindak pelaku.

  • PSS menyatakan keprihatinan atas insiden tersebut dan berkomitmen untuk mencegah peristiwa serupa terulang di masa depan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - PSS Sleman menyayangkan insiden asap saat menjamu Barito Putera FC pada pekan lanjutan Championship 2025/2026, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (31/1/2026).

Pernyataan keprihatinan atas insiden penyalahgunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ini mewakili pihak manajemen, ofisial hingga para pemain.

1. Tujuh orang cedera ringan

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti dalam keterangannya menyebut insiden asap selain membuat laga terhenti beberapa menit, juga mengakibatkan tujuh orang dilarikan ke rumah sakit.

"Berdasarkan pantauan kami langsung ke rumah sakit, semua korban mengalami cedera ringan, namun tidak perlu rawat inap. Kami pun terus memantau perkembangannya," tulis Vita dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

2. Lapor ke LIB dan polisi

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti. (IDN Times/Febriana Sinta)

Manajemen PSS melaporkan insiden tersebut ke PT LIB dan tembusan ke Federasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), sesuai regulasi yang berlaku.

Manajemen PSS juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan peristiwa yang membahayakan keselamatan orang itu kepada pihak kepolisian. "Agar oknum pelaku ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tutur Vita.

3. Ajak bangun prestasi dan nama baik PSS

PSS Sleman gagal memanfaatkan status tuan rumah saat menjamu Barito Putera pada pekan terakhir putaran kedua Championship 2025/2026, Sabtu (31/1/2026). (Instagram/pssleman)

Vita menambahkan, peristiwa malam itu menjadi pembelajaran berharga bagi Manajemen PSS, khususnya untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang.

"Dari lubuk hati, marilah kita bersama-sama membangun prestasi dan menjaga nama baik PSS Sleman dan Sepak Bola Indonesia," pungkas Vita.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team