PSS Sleman takluk 0-2 atas Persik Kediri. (Dok. Media PSS)
PSS melakukan berbagai cara untuk memperbaiki penampilan pemain di lapangan. Bukan hanya latihan fisik, tetapi juga penebalan mental.
Para penggawa PSS mendapat kelas psikologi yang dilaksanakan di Hotel Griya Persada, Sleman, Senin (9/9/2024) kemarin sore, agar lebih kuat secara mental dalam menghadapi berbagai rintangan selama jadwal padat di bulan September.
Dengan penguatan mental ini, Manajer PSS, Leonard Tupamahu berharap, Laskar Sembada bisa bangkit dari kekalahan di tiga laga terakhir dan kepercayaan dirinya kembali.
"Harapan dengan adanya kegiatan kelas psikologi ini jelas ya bagi kami setelah tiga laga kemarin. Para pemain mampu mengatasi tekanan dan mampu menghadirkan penampilan terbaik di setiap pertandingan berikutnya," jelasnya.
"Psikologi dan mental adalah bagian penting dari sepak bola yang penuh dengan perubahan situasi tak terduga. Tentu saja kelas psikologi menjadi dorongan kuat manajemen kepada pemain memiliki kuat untuk menghadapi berbagai situasi di lapangan," imbuh Leo.