Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSS Lawan Persipura, Ansyari Lubis: Seperti Pertandingan Final
PSS Sleman kembali membawa pulang satu poin usai bermain imbang 1–1 melawan tuan rumah Persipura Jayapura pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-17 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (24/1/2026). (instagram.com/pssleman)
  • PSS Sleman bersiap menghadapi Persipura Jayapura dengan fokus menghentikan tren positif lawan melalui analisa mendalam dan evaluasi kekuatan tim sendiri.
  • Pelatih Ansyari Lubis menegaskan laga di Stadion Maguwoharjo ibarat partai final, dengan dukungan suporter sebagai motivasi besar untuk meraih poin penuh.
  • Kedisiplinan menjalankan instruksi pelatih serta mental bertarung tinggi disebut menjadi kunci utama PSS dalam menghadapi kepercayaan diri Persipura.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - PSS Sleman berusaha menghentikan tren positif Persipura Jayapura saat kedua tim bentrok pada hari Sabtu (21/2/2026) malam WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Pelatih PSS Sleman, Anysari Lubis mengakui konsistensi penampilan Persipura dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi tantangan hebat yang harus dihadapi timnya.

Ansyari mengaku telah melakukan analisa serta pendataan lengkap terhadap kekuatan tim lawan. Melalui evaluasi dengan memaksimalkan potensi sendiri, dia percaya hal tersebut membantu Laskar Sembada mengantisipasi permainan Persipura pada laga penentuan ini.

“Yang pasti kita sudah mendata ataupun menganalisa. Jadi pertarungan di putaran ketiga jangan sampai melakukan kesalahan, itu akan menjadi berat sekali untuk kita naik ke atas,” ujarnya, dikutip laman resmi klub, Sabtu (21/2/2026).

1. Ibaratkan laga lawan Persipura sebagai final

Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis. (instagram.com/pssleman)

Anysari mengibaratkan laga melawan Persipura sebagai partai final. “Pertandingan besok itu sudah partai final, tidak boleh kita tergelincir. Jadi kita harus ambil poin dari pertandingan besok. Apalagi kita main di home, kita didukung oleh supporter kita yang luar biasa,” ujar Ansyari Lubis.

2. Main di Maguwoharjo jadi tambahan motivasi

Pada laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (1/11/2025) malam, skuad Super Elang Jawa dan Mutiara hitam bermain imbang tanpa gol. (Instagram/pssleman)

Menurut Ansyari, bermain di hadapan publik PSS Sleman menjadi motivasi tambahan bagi skuad PSS. Dukungan suporter diharapkan mampu menambah energi serta semangat juang para pemain sepanjang pertandingan.

“Jadi mental pertandingan kita harus lebih dari yang kita main di away. Sementara kita di away aja bisa, kenapa kita di home tidak bisa. Kita didukung oleh suporter yang luar biasa,” jelasnya.

3. Jalankan instruksi pelatih jadi kunci

foto logo PSS Sleman (psssleman.id)

Ansyari menekankan kedisiplinan dalam menjalankan instruksi serta mentalitas bertarung akan menjadi kunci untuk meredam kepercayaan diri lawan yang tengah berada dalam tren positif.

“Semua pemain harus fokus, tanggung jawab, dan kerja keras. Itu yang paling penting,” jelsnya.

Editorial Team