Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

PSS Bertekad Hambat Persib Dekati Gelar Juara demi Lolos Zona Merah

Logo PSS Sleman (Pssleman.id)
Logo PSS Sleman (Pssleman.id)
Intinya sih...
  • PSS Sleman bertekad keluar dari zona degradasi meskipun akan menghadapi Persib Bandung, pemuncak klasemen Liga 1 2024/2025.
  • PSS akan absen beberapa pemain kunci dalam laga kontra Persib, namun tetap berjuang penuh motivasi untuk meraih hasil positif.
  • Wahyudi Hamisi memastikan bahwa timnya masih memiliki motivasi besar untuk bertahan di Liga 1 dan keluar dari zona merah meskipun berada di dasar klasemen.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan timnya belum menyerah dalam perjuangan keluar dari zona degradasi, sekalipun tantangan berat mengadang di hadapan mereka.

PSS akan menghadapi tim pemuncak klasemen sekaligus kandidat juara, Persib Bandung dalam pekan lanjutan Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (26/4/2025) besok.

1. Dua tim beda target

Huistra menyebut laga besok penting bagi kedua tim untuk mengejar target masing-masing. Maung Bandung kini tengah berupaya mengunci gelar juara kompetisi musim ini. Sementara PSS mati-matian lolos dari zona degradasi.

"Besok laga penting buat kedua tim. Persib sedang mengejar gelar juara liga dan kami berjuang keluar dari zona degradasi. Tantangan dan energi yang berbeda. Tapi tim kami perlahan berkembang, jadi lebih baik dan lebih baik lagi dan besok kami akan membuktikannya," kata Huistra, Jumat (25/4/2025).

2. Skuad pincang hadapi kandidat juara

Kendati, Huistra menyadari kondisi yang menerpa timnya untuk menjegal upaya Persib sekaligus mengamankan posisi PSS. Laskar Sembada tak akan diperkuat sejumlah pemainnya dalam laga kontra skuad Bojan Hodak besok. 

Dari 20 pemain yang dibawa Huistra, tak ada nama Cleberson Souza, Betinho, dan Abduh Lestaluhu yang dibekap cedera. Ada pula Riko Simanjuntak yang tak masuk dalam deret pemain lantaran terkena larangan bertanding karena akumulasi kartu.

"Beberapa pemain penting kami bakal absen. Jadi itu cukup menjadi tantangan bagi kami apalagi kami akan melawan nomor satu klasemen. Tapi kami akan bermain dengan penuh motivasi, apalagi kami bermain away, dan itu yang terpenting buat kami," tegas Huistra.

3. Klaim pemain masih punya motivasi

Bek kiri PSS, Wahyudi Hamisi dalam kesempatan ini turut memastikan bahwa ia beserta kolega masih memiliki motivasi yang besar untuk keluar dari zona merah dan bertahan di Liga 1.

Situasi duduk di dasar klasemen dan kalah dalam beberapa pertandingan secara berturut-turut tak menyurutkan semangat Skuad Super Elang Jawa.

"Pasti harus (motivasi keluar dari degradasi). Pastinya kami akan berjuang untuk bisa bertahan di Liga 1," tegas Hamisi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us