Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih PSIM Yogya, Jean-Paul van Gastel. (IDN Times/Tunggul)
Pelatih PSIM Yogya, Jean-Paul van Gastel. (IDN Times/Tunggul)

Intinya sih...

  • PSIM Jogja akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul

  • Pelatih Van Gastel memanfaatkan jeda kompetisi untuk meningkatkan fisik pemain

  • Sejumlah pemain PSIM masih cedera, sementara Persebaya baru saja ganti pelatih dan menang lawan Malut United

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - PSIM Jogja bakal menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026). Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, memanfaatkan jeda kompetisi untuk membenahi kondisi fisik para pemain.

Laskar Mataram dihadapkan pada jadwal padat dalam beberapa pekan mendatang. Tim pelatih memutuskan untuk meningkatkan intensitas latihan fisik sebelum rentetan pertandingan dimulai.

“Kami sedikit fokus pada aspek fisik karena program latihan sekarang akan sangat padat. Jadi sekarang adalah waktunya menggenjot fisik karena dalam beberapa minggu ke depan kami tidak bisa latihan fisik lagi,” kata juru taktik asal Belanda itu, Sabtu (24/1/2026).

1. Sejumlah pemain masih cedera

Van Gastel juga membeberkan kondisi terkini skuad asuhannya jelang laga melawan Persebaya. Meski kondisinya sudah membaik, beberapa penggawa andalan masih harus menepi akibat cedera dan belum dapat kembali bermain untuk PSIM.

“Saku masih cedera, dia sudah kembali ke lapangan tapi belum bergabung dengan tim. Donny belum pulih benar, Anton juga belum, dan Harlan belum siap,” katanya.

Meski beberapa pemain absen, kabar baik datang dari Andy Irfan yang dinyatakan telah pulih dari cedera. Pemain tersebut siap diturunkan untuk menambah opsi strategi bagi Laskar Mataram.

2. Komentari pergantian pelatih lawan

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares dalam sesi latihan Persebaya. Instagram @officialpersebaya.

Tantangan lain datang dari kubu lawan yang baru saja melakukan pergantian pelatih kepala. Persebaya Surabaya datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan atas Malut United dalam laga terakhir (10/1).

“Pelatih baru baru saja masuk ke Persebaya, dia melatih satu pertandingan dan mereka menang lawan Malut. Itu hasil yang sangat bagus buat mereka,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

3. Waspadai kekuatan lawan

Van Gastel mewaspadai perubahan komposisi pemain dan strategi di kubu Bajul Ijo. Ia menilai situasi ini membuat pola permainan lawan sulit ditebak.

“Jadi susah diprediksi bagaimana mereka akan menghadapi kami karena ini bakal jadi pertandingan yang berbeda. Mereka mendatangkan beberapa pemain baru dan pelatih baru,” ungkap Van Gastel.

Van Gastel menaruh respek tinggi terhadap pelatih anyar Persebaya, Bernardo Tavares, yang memiliki rekam jejak baik di Liga Indonesia.  “Menurut saya itu pencapaian hebat jika Anda bisa jadi juara di sebuah liga. Jelas kami harus sangat tajam dan sangat fokus,” pungkasnya.

Editorial Team