Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persiraja Banda Aceh melawan PSIM Yogyakarta. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Persiraja Banda Aceh melawan PSIM Yogyakarta. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Intinya sih...

  • PSIM memimpin klasemen Grup X Liga 2 dengan 9 poin, butuh 1 kali menang dan 1 kali imbang untuk lolos ke babak final.
  • Jika PSIM mengantongi 13 poin, mereka akan otomatis promosi ke Liga 1 musim depan sesuai regulasi kompetisi.
  • Caretaker PSIM, Erwan Hendarwanto, melihat Persiraja sebagai tim yang cukup bagus dan berharap timnya tetap fokus dan memberikan hasil terbaik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - Peluang PSIM Yogyakarta menuju final Liga 2 2024/2025 semakin terbuka lebar, saat menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Jumat (7/2/2025) malam.

PSIM yang kini berada di puncak klasemen Grup X Liga 2, memiliki sembilan poin dari hasil tiga kali menang, kian berpeluang mendapatkan promosi ke Liga 1 jika menang lawan Persiraja.

1. Membutuhkan 4 poin

Logo PSIM (psimjogja.id)

Menyisakan tiga laga pada babak delapan besar, Laskar Mataram hanya butuh satu kali menang dan sekali imbang untuk berada di posisi puncak klasemen dan lolos ke babak final Liga 2.

Apabila PSIM mampu mengantongi 13 poin, Sunni Hizbullah dan teman-teman dipastikan tak akan bisa dikejar tiga tim di bawahnya, yakni Deltras, PSPS Pekanbaru dan Persiraja yang masing-masing baru mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan.

Mengacu regulasi kompetisi, jika lolos ke babak final Liga 2 akan membuat PSIM otomatis promosi ke Liga 1 musim depan.

2. Klaim waktu persiapan mepet, lawan kuat

Pelatih PSIM Yogyakarta Erwan Hendarwanto (IDN Times/ IG psimjogja_official)

Caretaker PSIM, Erwan Hendarwanto membeberkan persiapan tim untuk menghadapi Laskar Rencong, termasuk perjalanan jauh menuju Kota Banda Aceh.

"Persiapan kita sudah lakukan di Jogja, meskipun secara waktu cukup mepet. Alhamdulillah kita sudah sampai tadi malam," kata Erwan dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis (6/2/2025).

Erwan melihat Persiraja sebagai tim yang cukup bagus pada semua lini, sehingga skuat harus fokus dan waspada sejak menit awal. Hal ini berkaca dari laga melawan Persiraja, Jumat (31/1/2025), menurutnya kemenangan tim asuhnya pada laga tersebut diperoleh dengan cara yang tidak mudah.

Laga pekan ketiga babak delapan besar grup X Liga 2 berlangsung cukup ketat, PSIM menang dengan skor 2-0 berkat gol Savio Sheva dan Rafinha.

"Semua tim yang ada di grup ini cukup kuat, termasuk Persiraja. Bahkan, kita cukup kesulitan ketika menang di Jogja. Jadi, besok tidak bisa menjadi jaminan, kita akan menjalani dengan mudah," jelasnya.

3. Nikmati laga jangan lupa fokus

PSIM Jogja mengalahkan Persiraja Banda Aceh, di Stadion Mandala Krida, pada Jumat (31/1/2025), Laskar Mataram menang dengan skor 2-0. (Instagram/psimjogja_official)

Erwan menambahkan, timnya akan bermain seperti biasa dan menikmati pertandingan melawan Persiraja, namun dia berharap tim tetap memberikan hasil terbaik.

"Intinya, besok kita akan menikmati pertandingan, seperti halnya, kita menikmati Kota Banda Aceh yang cukup bagus ini. Yang terpenting, semua pemain fokus, konsentrasi dari awal pertandingan," pungkas Erwan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team