Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior. (Instagram/pssleman)
Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior. (Instagram/pssleman)

Intinya sih...

  • PSS Sleman kalah 2-4 dari Semen Padang FC, membuat pemain terpukul.
  • Mazola menuntut profesionalitas dalam persiapan menghadapi Borneo FC besok.
  • PSS Sleman menghuni peringkat 14 klasemen sementara, siap menghadapi kompetitor tangguh seperti Borneo FC.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior mengakui kekalahan timnya dari Semen Padang FC pada pekan ke-20 Liga 1 2024/2025 kemarin membuat sejumlah pemain terpukul.

Pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (26/1/2025), PSS kalah dengan skor 2-4, setelah sempat unggul dua gol di babak pertama.

1. Hilang poin lawan Semen Padang bikin pemain kepikiran

PSS kalah 2-4 lawan Semen Padang di pertandingan yang berlangsung, Minggu (26/1/2025) di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Instagram/pssleman)

Mazola mengatakan, usai ditekuk Semen Padang, pemain hanya mempunyai waktu satu minggu untuk melakukan persiapan melawan Borneo FC yang digelar di Stadion Batakan, Kalimantan Timur, Minggu (2/2/2025) besok.

"Satu minggu itu tidak mudah untuk kita persiapan. Jadi tim kami itu terasa hasil terakhir lawan Semen Padang, dan bagaimana hasil yang terjadi lawan Semen Padang juga. Jadi normal karena tidak dapat hasil maksimal pemain masih terasa," kata Mazola, Sabtu (1/2/2025).

2. Klaim pemain mulai bangkit

Pelatih PSS, Mazola Junior menyebut pasukannya hilang fokus saat kalah dari Semen Padang. (Dok. Tim Media PSS)

Mazola tetap menuntut profesionalitas setiap penggawa Super Elang Jawa dengan menjalankan persiapan sebaik mungkin.

"Satu minggu itu kita tagih pemain untuk persiapan. Di dalam tim untuk banyak latihan untuk persiapan. Di latihan terakhir sebelum pertandingan ini kita lihat ada perubahan dan kreasi dari tim untuk mempersiapkan pertandingan," klaim Mazola.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu mengaku Fachruddin dan teman-teman sudah bangkit, siap membuktikan konsistensi permainan positif mereka.

"Pemain sudah kasih sinyal recovery dari masalah itu. Besok kita harus buktikan dengan apa yang terjadi di pertandingan terakhir (kontra Semen Padang FC) itu accident," imbuhnya.

3. Posisi kedua tim di klasemen sementara

Ilustrasi Semen Padang FC vs PSS Sleman (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

PSS kini menghuni peringkat 14 klasemen sementara dengan 19 poin, dari hasil enam kemenangan, empat kali imbang dan sepuluh kekalahan.

Sedangkan Borneo di peringkat sembilan mengantongi 29 poin hasil delapan kemenangan, lima kali imbang dan tujuh kekalahan.

Skuat Pesut Etam yang mengalami pergantian pelatih pada laga terakhir takluk dari Bali United dengan skor 3-2. Juara reguler series Liga 1 2023/2024, masih berjuang kembali ke papan atas.

Melihat kondisi calon lawan, Mazola tetap yakin Borneo FC tetap merupakan kompetitor tangguh di Liga 1.

"Besok kita harus main luar biasa lawan Borneo karena mereka tim bagus dan punya pemain yang bagus. Tapi kita harus main luar biasa dan fokus total untuk dapat hasil maksimal untuk mengembalikan poin (yang hilang) lawan Semen Padang," pungkas Mazola.

Editorial Team