Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih PSS, Mazola Junior dan Bek Tengah, Cleberson bersiap untuk laga lanjutan Liga 1. (Dok. Media PSS)
Pelatih PSS, Mazola Junior dan Bek Tengah, Cleberson bersiap untuk laga lanjutan Liga 1. (Dok. Media PSS)

Intinya sih...

  • Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior, menyatakan mental pemain stabil meski mengalami dua kekalahan beruntun di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
  • Mazola memastikan tim siap menghadapi Bali United dan telah memberikan motivasi kepada pemain agar bangkit dan menunjukkan mentalitas lebih kuat.
  • Mazola percaya para pemain memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi untuk mengatasi situasi saat ini serta bersikap lebih tenang di depan gawang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior mengklaim kondisi mental anak asuhnya masih stabil walau melakoni tiga laga tanpa kemenangan di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Mazola memastikan pasukannya siap menghadapi Bali United dalam partai lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2025).

"Tidak ada masalah, mental pemain sudah oke sudah siap untuk menghadapi Bali hari Minggu," kata Mazola, Kamis (6/2/2025).

1. Bangkit lawan musuh kuat

PSS kalah 2-4 lawan Semen Padang di pertandingan yang berlangsung, Minggu (26/1/2025) di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Instagram/pssleman)

Mazola tak menyangkal dua kekalahan beruntun dari Semen Padang FC dan Borneo FC, membuat mental Fachruddin dan teman-temannya sedikit menyusut.

Mazola mengaku telah berbicara dengan pemain, meminta agar mereka bangkit dan menunjukkan mentalitas lebih kuat saat menghadapi skuat Serdadu Tridatu akhir pekan besok.

"Mental itu biasa kalau tim tidak menang dua kali pasti ada sedikit turun mental. Tapi saya tadi sudah maksimalkan untuk bicara dengan pemain, bangkit kembali untuk mental lebih kuat lawan Bali," tegasnya.

2. Mental baja pemain, pompa motivasi kolega

Pelatih PS Sleman, Mazola Junior. (Dok. PT LIB)

Mazola percaya dengan mentalitas yang dimiliki para pemainnya. Baginya beberapa penggawa memiliki setumpuk pengalaman dan jam terbang tinggi, sehingga mampu melalui situasi saat ini dan memompa motivasi koleganya.

"Pemain itu sudah pengalaman sudah biasa jika di-press sama penonton, tidak ada masalah. Mereka itu sudah adaptasi untuk bisa reaksi (merespons) apa yang terjadi tadi dari penonton," imbuhnya.

3. Pemain buang peluang dan tak tenang di depan gawang

PSS Sleman kalah melawan Borneo FC pada laga lanjutan Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Batakan, Kalimantan Timur, Minggu (2/2/2025). (Instagram/pssleman)

Dari segi permainan, Mazola melihat pasukannya di tiga laga terakhir banyak membuang kesempatan yang berpotensi menjadi gol. Faktor ini yang membuat skuat Laskar Sembada menyudahi laga dengan hasil minor.

Bagi Mazola, tak ada pilihan lain untuk para pemain selain bersikap lebih tenang di depan gawang demi bisa mengonversi setiap peluang menjadi gol.

"Apa yang harus kami lakukan di hari Minggu harus menang pertandingan itu saja. Tidak ada yang lain-lain," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team