Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bek tengah PSS Sleman, Fachruddin Aryanto. (Pssleman.id)
Bek tengah PSS Sleman, Fachruddin Aryanto. (Pssleman.id)

Sleman, IDN Times - PSS Sleman mendatangkan Fachruddin Aryanto dan Cleberson Souza untuk memperkuat lini menjelang Liga 1 2024/2025. Duet dua bek tengah adalah satu dari yang terbaik di Liga 1 musim lalu.

Kinerja Fachruddin dan Cleberson Souza saat bersama Madura United, menjadi salah satu kunci keberhasilan Laskar Sappe Kerab melangkah ke final Championship Series Liga 1 Indonesia musim lalu.

 

1. Diperlukan chemistry bagi PSS

PSS Sleman (dok. PSSleman.id)

Diakui Fachruddin, prestasinya di klub sebelumnya belum cukup memberikan kekuatan bagi tim barunya. Pria asal Klaten itu mengakui chemistry harus terjalin ke semua pemain dalam tim, sehingga proses adaptasi berjalan mulus nan apik.

"Alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan baik mulai dari kekompakan saat bertahan dan ketika menyerang. Walau harus diakui hal tersebut belum begitu bagus, namun secara perlahan sudah ada kemajuan," ujarnya dikutip dari laman resmi PSS, Jumat (26/7/2024).

 

2. Kunci percepat chemistry ala Coach Wagner

Pssleman.id

Fachruddin mengungkap petuah Pelatih Kepala PSS, Wagner Lopes soal kunci mempercepat chemistry di dalam sebuah tim. "Coach Wagner Lopes selalu mengingatkan kepada semua pemain saat latihan maupun sesudah. Kami harus terus memperbaiki organisasi permainan untuk mempercepat chemistry tim," kata pemain 35 tahun mantan Timnas Indonesia itu.

3. Dijejali legiun asing, Fachruddin lakukan pendekatan

Fachruddin Aryanto, pemain baru PSS Sleman musim 2024/2025 (instagram.com/pssleman)

Mengarungi kompetisi Liga 1 2024/2025, PSS melakukan perombakan besar komposisi pemain termasuk legiun asingnya. Mengacu kepada regulasi kompetisi musim baru, setiap tim diizinkan memiliki delapan pemain asing. Merespons aturan itu, Fachruddin menyatakan pandangan pribadinya dalam membangun chemistry sebuah tim yang dihuni sejumlah legiun asing.

"Secara pribadi, saya hadir di tim PSS Sleman menjadi orang baru. Untuk mempercepat proses adaptasi, saya melakukan pendekatan terhadap para pemain baik di dalam maupun luar lapangan," ungkapnya.

"Pendekatan tersebut sebagai sebuah usaha saya saling mengenal satu sama lain. Selain itu juga membuat tim PSS solid dan terjalin kuat baik secara teknis maupun emosional," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team