Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih PSS, Mazola Junior menyebut pasukannya hilang fokus saat kalah dari Semen Padang. (Dok. Tim Media PSS)
Pelatih PSS, Mazola Junior menyebut pasukannya hilang fokus saat kalah dari Semen Padang. (Dok. Tim Media PSS)

Intinya sih...

  • PSS Sleman kalah 2-4 melawan Semen Padang setelah sempat unggul 2-0 di Stadion Sultan Agung, Minggu (26/1/2025).
  • Pelatih Mazola Junior menyalahkan kehilangan fokus tim setelah wasit menghentikan pertandingan dan lemahnya komunikasi antar lini sebagai penyebab kekalahan.
  • Gol pertama PSS dicetak oleh Gustavo Tocantins (2') dan Dominikus Dion (15'), namun Semen Padang mampu membalas dengan tiga gol untuk meraih kemenangan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior menyebut kekalahan anak asuhnya melawan Semen Padang, gara-gara kehilangan fokus. 

PSS Sleman yang sempat unggul 2-0, harus mengakui kemenangan tim lawan dengan skor akhir 2-4 di pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (26/1/2025).

1. Super Elja kehilangan konsentrasi

Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior. (Instagram/pssleman)

Mazola mengutarakan kekecewaannya dengan hasil tim yang disebutnya hilang fokus usai wasit menghentikan pertandingan.

"Ketika kami unggul, ada kejadian memaksa wasit menghentikan pertandingan sehingga membuat kami kehilangan konsentrasi. Seharusnya, situasi ini menguntungkan kami. Namun, ini malah membuat tim lawan bermain lebih hidup dan membuat kami kehilangan konsentrasi di pertandingan," kata Mazola, Minggu (26/1/2025). 

"Saya pikir kejadian tersebut tidak harus terjadi di pertandingan tadi. Hal ini mungkin menjadi salah satu alasan konsentrasi kami hilang," sambungnya.

 

2. Komunikasi buruk antarlini

PSS kalah 2-4 lawan Semen Padang di pertandingan yang berlangsung, Minggu (26/1/2025) di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Instagram/pssleman)

Mazola menengarai lemahnya komunikasi antar lini, menjadi salah satu penyebab gagalnya Laskar Sembada melanjutkan tren kemenangan. Faktor ini juga diduga membuat sejumlah peluang di babak pertama gagal menjadi gol.

"Sebelumnya, kami belum pernah kebobolan empat gol dalam pertandingan setelah kita unggul 2-0. Ada tiga atau empat kesempatan gol di babak pertama yang gagal menjadi gol. Hal ini membuat kami menjadi terhukum dengan empat gol lawan ke gawang kami," pungkasnya.

3. Mendekat kembali ke zona merah

Ilustrasi Semen Padang FC vs PSS Sleman (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Gol pertama PSS dicetak Gustavo Tocantins (2') dan Dominikus Dion (15'). Sementara gol balasan skuad Kabau Sirah dilesakkan Cornelius Steward (27'), Tin Martic (49'), dan Bruno Gomes (68', 80').

Hasil ini membuat PSS mendekati zona degradasi. Fachruddin cs berada di posisi 14 klasemen sementara dengan mengantongi 19 poin, atau selisih tiga poin dari Semen Padang yang naik ke peringkat 16 berkat kemenangannya .

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team