Manajer PSS Ungkap Tuah Mazola dan Masalah Pertahanan Super Elja

- Mazola Junior meningkatkan performa PSS Sleman menurut Manajer Leonard Tupamahu.
- PSS Sulit dikalahkan oleh tim-tim kuat seperti Borneo FC dan Bali United.
- PSS harus memperbaiki pertahanan dan menjadi lebih kompak untuk meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya melawan Arema FC.
Sleman, IDN Times - Manajer PSS Sleman, Leonard Tupamahu menyebut performa timnya jauh lebih baik bersama Mazola Junior sebagai pelatih kepala. Meski kalah di tiga laga terakhir, Leo menilai Syper Elang Jawa bisa membuat tim-tim kakap sekalipun susah payah meraih poin penuh.
"Kalau saya lihat, selama Mazzola pegang, kita sudah ada peningkatan," kata Leo, Jumat (14/2/2015).
1. Sulitkan langkah tim-tim kuat

Leo menjelaskan saat PSS berusaha tampil dominan menghadapi tim sekelas Borneo FC dan Bali Unite, walaupun Fachruddin dan kawan-kawan akhirnya kalah dengan skor tipis dari kedua pertandingan itu.
"Bali United dengan titelnya juga nggak segampang itu main sama kita. Borneo pun juga, waktu di (kandang) Borneo kemarin. Terus kemarin juga di kandang kita. Kita berusaha untuk dominan, lebih banyak menciptakan peluang dari mereka. Kalau secara permainan, kita sudah lebih improved gitu. Sudah lebih bagus, saya lihat," jelas Leo.
2. Main efektif dan sedikit bikin kesalahan

Leo melanjutkan, ada beberapa hal yang harus diperbaiki mengenai, antara lain cara bertahan, hingga tim harus lebih kompak.
"Jadi supaya kita lebih kuat dalam bertahan. Karena kita nggak kebobolan, paling nggak kalau kita nggak kebobolan, dengan kualitas striker yang kita punya, kita bisa bikin satu gol saja, menang ya kan," sambungnya.
3. Waktunya kembali ke jalur kemenangan

Pertandingan selanjutnya, PSS akan melawat ke Stadion Soepriadi, Kota Blitar untuk menghadapi Arema FC dalam pekan lanjutan Liga 1 yang digelar Senin (17/2/2025).
Leo tak memungkiri soal kondisi timnya yang harus bangkit pasca menelan tiga kekalahan beruntun. Dia menyakini skuat Super Elang Jawa mampu keluar dari situasi sulit dan kembali ke jalur kemenangan.
"Nggak gampang memang situasi ini. Tapi kita sudah pernah ada di situasi ini. Saya percaya, pasti selalu saya percaya, pasti kita bisa bangkit lagi. Karena kalau saya hitung-hitung, udah pernah ada dua kali dalam situasi tiga kali kalah begini. Setelah itu, habis itu kita dapat poin saya percayanya seperti itu. Kita bisa dapat poin," pungkasnya.