Impian PSS Sleman mengakhiri catatan buruk melawan Persebaya kandas. Super Elang Jawa harus menelan pil pahit, mengakui keunggulan Persebaya, Minggu (11/8/2024). (Instagram/pssleman)
Wagner Lopes mengatakan menu latihan mereka adalah penguatan pemahaman soal pentingnya kontrol bola secara sempurna.
"Kami banyak melakukan kesalahan mendasar seperti saat kontrol bola. Kemudian, evaluasi ketika melakukan sentuhan pertama pada bola agar bola tidak mudah hilang dari penguasaan," kata Lopes.
Selain itu, Lopes menjelaskan, timnya butuh memahami soal pentingnya jarak ideal antar lini. Supaya, sirkulasi bola ke arah depan memiliki banyak pilihan.
"Pada babak kedua di pertandingan yang lalu, permainan kami sudah lebih baik dengan menjalankan instruksi dari pelatih. Sirkulasi bola berjalan bagus karena antar lini memiliki jarak yang ideal sehingga aliran bola mudah melaju ke depan," jelasnya.
Lopes menguraikan, sirkulasi harus ditutup saat lawan membawa bola agar ruangnya terbatas.
"Pada situasi yang berbeda, ketika melakukan tekanan saat lawan membawa bola kemudian sirkulasi bola ditutup, (sehingga) mereka tidak memiliki banyak ruang untuk mengirimkan bola kemudian (kita) bisa mengontrol permainan. Hal ini terjadi jika jarak antar lini terjadi keseimbangan,” imbuhnya.