PSIM mencoba melakukan penguasaan bola pada babak pertama dengan permaian operan-operan pendek. Borneo FC menebar ancaman lebih dulu di menit ke-3. M. Sihran gagal memanfaatkan umpan M. Peralta. Tendangannya melayang di atas gawang tim tamu.
Menyandang status sebagai tim tuan rumah, Borneo tampil percaya diri dengan terus menekan lini belakang PSIM. Tapi, Laskar Mataram tak tinggal diam. Pada menit ke-13, tendangan keras Riyatno Abiyoso masih mampu diblok kiper Borneo, Nadeo Argawinata.
Empat menit berselang, Borneo kembali mencatat peluang emas. Peralta lagi-lagi menjadi inisiator. Hanya saja umpannya belum mampu dikonversi jadi gol oleh Marcos Astina. Bola sepakannya membentur tiang gawang PSIM.
Borneo akhirnya membuka keran gol pada menit ke-29 lewat Kaio Nunes hasil umpan tendangan pojok. VAR bekerja mengecek kontak terhadap pemain PSIM di kotak penalti. Hasilnya, wasit tetap mengesahkan gol dan skuad Pesut Etam unggul 1-0.
Intensitas tinggi permainan kedua tim berlanjut hingga sisa menit babak pertama. Tapi tak ada gol yang tercipta sampai waktu turun minum.