Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persija Jakarta menang atas PSS Sleman dengan skor 3-1 dalam pertandingan Liga 1 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (21/12/2024). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Persija Jakarta menang atas PSS Sleman dengan skor 3-1 dalam pertandingan Liga 1 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (21/12/2024). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Intinya sih...

  • PSS Sleman terbebas dari larangan transfer FIFA setelah melakukan upaya penyelesaian.
  • Direktur Utama PSS, Gusti Randa, menyatakan timnya akan segera mendaftarkan pemain baru untuk paruh kedua Liga 1.
  • PSS berharap selesainya larangan transfer menjadi motivasi untuk mengarungi sisa kompetisi musim ini.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - PSS Sleman menyatakan resmi terbebas dari larangan transfer yang dijatuhkan oleh FIFA pada tahun 2024 lalu. PSS menjadi salah satu klub peserta Liga 1 2024/2025 yang dikenai sanksi berupa larangan transfer.

1. Manajemen menunggu waktu

Presiden Direktur PT PSS, Gusti Randa. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Direktur Utama PSS, Gusti Randa menyebut timnya akhirnya bisa mendaftarkan pemain terbarunya di transfer paruh musim liga usai melakukan upaya penyelesaian terhadap sanksi FIFA ini.

"Puji Tuhan tentunya kami semua mengucap syukur, karena PSS sudah bisa terbebas dari larangan transfer FIFA. Seperti yang saya sudah bilang sebelumnya kalau kami hanya tinggal menunggu waktu untuk terbebas dari hal tersebut. Ini karena kami telah melakukan upaya penyelesaian dalam hal tersebut dan memang tinggal menunggu larangan itu dicabut," kata Gusti Randa dalam keterangannya, Kamis (9/1/2025).

2. Fokus lengkapi kebutuhan pemain

Surat dari FIFA tentang pencabutan ban klub PSS (pssleman,id)

Gusti menyebut konsentrasi timmya saat ini tertuju untuk melengkapi kebutuhan pemain jelang bergulirnya putaran kedua Liga 1 musim ini. Dia mengklaim beberapa nama pemain baru tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.

"Sekarang fokus kami adalah untuk segera melengkapi pemain di putaran kedua. Ada banyak sektor yang tentu butuh perubahan dan kami sedang dalam proses negosiasi dengan pemain. Untuk beberapa pemain seperti pemain asing hanya tinggal menunggu kami umumkan," tuturnya.

3. Motivasi jalani sisa kompetisi

Skuad PSS Sleman kembali melakukan latihan reguler untuk putaran kedua Liga 1 2024/2025. (Dok. Tim Media PSS)

Gusti Randa berharap selesainya urusan registration ban FIFA ini jadi motivasi tersendiri bagi timnya untuk mengarungi sisa kompetisi musim ini.

PSS akan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga perdana paruh kedua Liga 1 pada Sabtu (11/1/2025) besok.

"Saya juga berharap dengan selesainya satu hal tersebut bisa menjadi penyemangat untuk kita bersama membuat PSS menjadi lebih baik. Semoga di saat laga perdana menghadapi Persebaya nanti stadion bisa kembali penuh dan kita bisa kembali melanjutkan catatan positif di kandang," tutupnya.

Editorial Team