PSIM tampil lebih sering menekan sepanjang babak pertama. Sejumlah peluang diciptakan skuad asuhan Jean-Paul van Gastel, meski tak satu pun berbuah gol.
Sedangkan Persebaya merespons dengan skema serangan balik kilat, seperti proses terjadinya gol mereka.
Nama baru hadir di barisan pertahanan Persebaya. Jefferson da Silva akan menjalani debutnya sebagai bek kiri. Ia akan berkolaborasi dengan Risto Mitrevski, Leo Lelis, serta Catur Pamungkas sebagai tembok kokoh lini belakang.
Peluang berbahaya pertama PSIM terjadi di menit ke-7. Tendangan Ze Valente yang langsung mengarah ke gawang bisa diblok oleh kiper Persebaya, Ernando Ari.
Pada menit ke-17, bek Persebaya, Risto Mitrevski melakukan kesalahan. Umpannya ke arah gawang bisa dijangkau pemain PSIM. Ernando Ari kembali tampil sebagai penyelamat dengan sigap ia merebut bola.
Persebaya mencuri gol pada menit ke-35. Upaya menekan yang gagal dilancarkan PSIM, berujung serangan balik dari skuad Bajul Ijo. Bruno Moreira mengirim umpan pendek kepada Gali Freitas di depan gawang. Sepakannya ke arah sudut gawang membuat kiper Laskar Mataram, Cahya Supriadi terpaku. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Selama sisa babak pertama, PSIM mencoba membongkar lini belakang Persebaya. Kemelut terjadi di menit ke-43 usai bola sepak pojok Rahmatshoh Rahmatzoda mendarat di kaki Pulga Vidal. Sayang, tendangan pemain asal Argentina itu masih melenceng dari gawang Persebaya. Skor 0-1 tak berubah sampai wasit meniup peluit tanda babak pertama habis.