Caretaker PSIM Tak Mau Ambil Pusing Tim Lawan di Babak 8 Besar

- Caretaker PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto fokus memperbaiki kekuatan tim di babak delapan besar Liga 2 2024/2025.
- PSIM tergabung dalam grup X bersama PSPS Riau, Persiraja, Banda Aceh, dan salah satu dari Deltras FC atau Persibo Bojonegoro.
- Erwan melakukan evaluasi di lini pertahanan dan serang untuk mempersiapkan tim menghadapi lawan di babak delapan besar.
Yogyakarta, IDN Times - Caretaker PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto mengaku akan fokus memperbaiki kekuatan tim ketimbang berspekulasi kekuatan calon lawan di babak delapan besar Liga 2 2024/2025.
Di babak delapan besar, PSIM tergabung dalam grup X bersama PSPS Riau, Persiraja, Banda Aceh, dan salah satu dari Deltras FC atau Persibo Bojonegoro.
1. Fokuskan perhatian kondisi tim

Erwan mengatakan, ia tak ingin ambil pusing mengenai tim yang akan menjadi lawan PSIM, namun lebih fokus membenahi kekuatan internal tim di babak delapan besar.
"Saya pikir, kita akan fokus dulu ke tim kita sendiri, siapapun lawannya. Kita nanti menerka-nerka ini dan itu, akan membuat pemain bingung. Kita perbaiki saja apa yang menjadi kekurangan kita," lanjutnya, Rabu (15/1/2025).
2. Perbaiki pertahanan dan lini serang

Lebih rinci, Erwan menyebut akan melakukan evaluasi di lini pertahanan Laskar Mataram. "Ini tadi kan kita perbaiki bagaimana defend kita. Kemarin lawan (Persiku) Kudus, banyak sekali momen yang membahayakan. Kita perbaiki," ujarnya.
Setelah itu, perbaikan di lini serang juga dilakukan sebagai evaluasi pertandingan terakhir PSIM kontra Persiku pada Sabtu pekan lalu.
"Sekarang kita perbaiki defending, besok kita perbaiki attacking juga sebagai evaluasi dari match sebelumnya," jelasnya.
3. Percaya diri lalui babak 8 besar

Erwan menegaskan, PSIM siap melawan siapapun di babak delapan besar, baik Deltras FC atau Persibo Bojonegoro pada Sabtu (18/1/2025).
"Mulai sekarang kita akan menatap match berikutnya. Sabtu nanti, siapapun lawannya, kita persiapkan," tegasnya.
Ia pun optimis PSIM bisa melewati babak delapan besar dan lolos ke fase selanjutnya. "Peluang di delapan besar masih sama. Kita yakin saja. Yang lain yakin, kita juga harus yakin," pungkasnya.