5 Fakta Jelang Final PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC

- PSIM Yogyakarta akan menghadapi Bhayangkara dalam final Liga 2 Indonesia 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo.
- PSIM dan Bhayangkara sama-sama keluar sebagai dua klub terbaik di klasemen akhir penyisihan Grup 2 Liga 2 2024/2025.
- Rafinha menjadi harapan besar PSIM dengan kontribusi 19 gol dari 21 laga, sementara Bhayangkara memiliki pemain berkualitas seperti Ilija Spasojevic dan Dendy Sulistyawan.
PSIM Yogyakarta menatap pertandingan final Liga 2 Indonesia 2024/2025. Mereka akan menghadapi Bhayangkara Presisi Indonesia FC. Duel penentuan titel juara ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Rabu (26/2/2025) 15.00 WIB.
Ini menjadi pertandingan krusial, khususnya bagi PSIM. Dikatakan seperti itu karena tim berjuluk Laskar Mataram tersebut sudah lama tidak mengangkat piala. Terlebih, jika juara, trofi Liga 2 2024/2025 akan mempermanis pencapaian PSIM kembali ke kasta tertinggi Liga 1 setelah 18 tahun berjuang.
1. Kedua klub saling mengalahkan pada babak penyisihan Liga 2
PSIM dan Bhayangkara sebenarnya telah berhadapan pada babak penyisihan Grup 2 Liga 2 2024/2025. Menariknya, mereka saling mengalahkan ketika itu. Hal ini menandakan jika PSIM dan Bhayangkara memiliki kekuatan yang sepadan jelang berhadapan pada partai puncak.
Terbukti, PSIM mampu mengalahkan Bhayangkara 1-0 pada putaran pertama penyisihan Grup 2 Liga 2 2024/2025. Tim Laskar Mataram meraih kemenangan itu di markas lawan. Hanya saja, pada pertemuan kedua, Bhayangkara membalas dengan kemenangan 2-1 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Menariknya lagi, PSIM dan Bhayangkara sama-sama keluar sebagai dua klub terbaik di klasemen akhir penyisihan Grup 2 Liga 2 2024/2025. PSIM finis sebagai runner-up grup dengan perolehan 29 poin. Sementara itu, Bhayangkara menjadi penguasa dengan 33 poin.
2. Rafinha tetap menjadi harapan besar PSIM
Ada satu pemain yang menjadi harapan besar PSIM pada pertandingan final Liga 2 musim ini. Ia adalah Rafael de Sa Rodrigues atau Rafinha. Bomber asal Brasil ini menjadi tumpuan di pos penyerangan tim Laskar Mataram dengan kontribusi 19 gol dari 21 laga (1.604 menit bermain).
Bahkan, Rafinha menjadi pemain kunci PSIM saat menghadapi Bhayangkara pada babak penyisihan sebelumnya. Striker berusia 32 tahun itu berhasil mencetak satu gol ketika PSIM menang 1-0 atas Bhayangkara serta kembali moncer saat keok 1-2 dari Bhayangkara. Rapor Rafinha itu dipastikan menjadi harapan PSIM saat melawan Bhayangkara pada final Liga 2 2024/2025.
3. Nirmenang dalam empat laga, grafik Bhayangkara menurun
PSIM diuntungkan catatan menurun Bhayangkara jelang bentrok pada laga final Liga 2 2024/2025. Kubu lawan tak sekali pun menang dalam 4 pertandingan terakhir dengan statistik 3 imbang dan 1 kalah. Rapor tersebut menandakan Bhayangkara dalam kondisi tak optimal sejauh ini.
Apalagi, Bhayangkara meraup hasil minor pada pertandingan terakhir Liga 2 2024/2025. Mereka baru tumbang 0-1 di kandang sendiri dari PSKC Cimahi, Selasa (18/2/2025). Hasil itu dipastikan membuat Bhayangkara punya pekerjaan rumah yang mesti dibenahi jelang melawan PSIM pada partai puncak Liga 2.
4. Waspada skuad bertabur bintang Bhayangkara
Hanya saja, Bhayangkara akan tetap menjadi lawan berat bagi PSIM pada laga final Liga 2 2024/2025. Ini karena kubu lawan memiliki materi pemain yang berkualitas. Terlebih, pemain berlabel eks Liga 1 dan Timnas Indonesia cukup mendominasi kedalaman skuad Bhayangkara musim ini.
Ada beberapa pemain bintang Bhayangkara yang patut diwaspadai oleh PSIM. Mereka di antaranya Ilija Spasojevic, Dendy Sulistyawan, Wahyu Subo Seto, Sani Rizki, Putu Gede, Andy Setyo, dll. Keberadaan seluruh pemain tersebut berpotensi menjadi petaka untuk tim Laskar Mataram.
5. Prediksi susunan pemain
PSIM dan Bhayangkara dipastikan akan mengerahkan komposisi pemain terbaik pada laga final Liga 2 2024/2025. Ini dilakukan lantaran mereka kompak berburu titel juara. Berikut prediksi susunan pemain utama dalam bentrok PSIM vs Bhayangkara.
PSIM Yogyakarta (4-3-3):
Harlan Suardi, Sunni Hizbullah, Yusaku Yamadera, Rio Hardiawan, Lucky Oktavianto, Adittia Gigis, Savio Sheva, Muhammad Fariz, Omid Popalzay, Roken Tampubolon, Rafinha.
Bhayangkara FC (4-4-2):
Awan Setho, Andy Setyo, Leo, Ruben Sanadi, Arif Satria, Teuku Muhammad Ichsan, Wahyu Subo Seto, Felipe Ryan, Frengky Missa, Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic.
PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC sama-sama memiliki kans besar untuk menang pada pertandingan final Liga 2 Indonesia 2024/2025. Menurut kalian, siapakah yang akan keluar sebagai pemenang sekaligus menjadi kampiun?