Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2 Mei Jadi Laga Kandang Terakhir, PSS Nantikan Dukungan Suporter
Tulisan Stadion Maguwoharjo pada kursi penonton pada tribun sisi timur. (IDN TImes/Tunggul Damarjati)
  • PSS Sleman menang 2-1 atas Persiku Kudus dan semakin dekat dengan tiket promosi ke Liga 1, meski masih menjalani sanksi pengosongan dua tribune stadion.
  • Laga kandang terakhir melawan PSIS Semarang pada 2 Mei 2026 akan kembali dihadiri suporter, menjadi momen penting untuk menutup kompetisi di depan pendukung sendiri.
  • Pemain dan pelatih PSS berharap dukungan langsung suporter di Stadion Maguwoharjo bisa memompa semangat tim serta menghidupkan kembali atmosfer khas pertandingan kandang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - Kans PSS Sleman kian besar untuk kembali promosi ke Liga 1 musim depan setelah menang 2-1 atas Persiku Kudus, Senin (20/4/2026) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Sayangnya, kemenangan ini terasa kurang lengkap karena PSS masih menjalani hukuman dari Komdis PSSI berupa pengosongan tribune selatan dan utara Stadion Maguwoharjo untuk empat laga kandang.

1. Suporter bisa hadir di tribune saat laga penutup

Logo PSS Sleman / pssleman,.id

Panitia Pelaksana (Panpel) PSS masih menggelar satu pertandingan kandang terakhir menghadapi PSIS Semarang, saat laga penutup rangkaian pertandingan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 di kandang, pada 2 Mei 2026. Pada tanggal ini suporter sudah diperbolehkan hadir langsung di stadion untuk memberikan dukungan dari tribune.

Kehadiran suporter diharapkan dapat menambah semangat tim dalam menjalani laga terakhir di kandang, sekaligus menjadi momentum penting untuk menutup kompetisi dengan hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.

2. Dukungan penonton jadi energi tambahan

Dominikus Dion. (pssleman.id)

Pemain muda PSS, Dominikus Dion, berharap dukungan langsung suporter PSS di Stadion Maguwoharjo dapat memberi energi tambahan bagi tim dalam perjuangan meraih tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

“Bagi kami para pemain, dukungan dari BCS dan Slemania serta seluruh suporter lainnya sangat berarti. Di pertandingan terakhir nanti, kami akan berjuang bersama-sama untuk meraih tiga poin, dengan harapan para suporter bisa kembali hadir dan memberikan dukungan penuh dari tribune,” kata Dion dikutip laman resmi klbu, Rabu (22/4/2026).

3. Ansyari rindukan atmosfer stadion

Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis. (pssleman.id)

Sikap senada dikemukakan Pelatih Kepala, Ansyari Lubis. Ansyari mengaku sangat merindukan atmosfer stadion yang seperti biasanya.

“Tentu, kami sangat merindukan atmosfer seperti biasanya. Di Stadion Maguwoharjo, biasanya stadion terisi penuh, namun pada pertandingan ini hanya tribune barat dan timur yang terisi, sementara tribune utara dan selatan masih kosong. Mudah-mudahan kondisi ini justru bisa menjadi pemicu energi positif bagi para pemain, sekaligus memberikan motivasi tambahan,” ujar Ansyari Lubis.

Editorial Team