Yogyakarta, IDN Times - Fenomena microtourism menjadi tren pada momen Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), di mana wisatawan melakukan perjalanan berskala kecil, jarak dekat, dan dalam waktu singkat. Konsep ini dinilai mampu menekan biaya perjalanan tanpa mengurangi aktivitas rekreasi, sekaligus mendorong eksplorasi destinasi lokal yang dianggap lebih aman.
Peneliti Pariwisata UGM, Dr. M. Yusuf, M.A., menilai meningkatnya jumlah wisatawan di Yogyakarta dan sejumlah kota tujuan wisata lain saat libur Nataru dipengaruhi kemudahan akses jalan tol yang mempersingkat waktu perjalanan. Ia menyebut, selain faktor aksesibilitas, persepsi keamanan terhadap risiko bencana alam turut menjadi pertimbangan penting bagi wisatawan dalam menentukan tujuan.
“Wisatawan mempersepsikan Jogja memiliki tingkat keamanan yang tinggi atau risiko kerawanan yang rendah sehingga banyak sekali wisatawan hingga membludak,” ujar Yusuf, Jumat (2/1/2026) dilansir laman resmi UGM.
