Yogyakarta, IDN Times – Momen Ramadan kerap diikuti dengan kenaikan aktivitas digital berupa pengiriman pesan hingga telepon. Namun, kenaikan aktivitas digital tersebut kerap dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Berdasar data dari Global Anti-Scam Alliance, Mastercard, dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) 2025, menunjukkan kasus penipuan digital selama Ramadan meningkat hingga 34,7 persen, dengan 89 persen terjadi melalui WhatsApp dan 64 persen melalui panggilan telepon.
“Ada bahaya yang mengancam dan ini semakin banyak disorot, bahkan oleh media asing, berkaitan dengan spam, scam,” ujar EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, saat konferensi pers di Sleman, Jumat (20/2/2026).
