Gunung Merapi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Sementara Koordinator Bidang Operasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Endro Sambodo mengatakan, sosok pendaki pengunggah video tersebut merupakan seorang relawan. Non anggota BPBD.
"(Namanya) Bakat Setiawan atau sering dipanggil Mas Lahar. Relawan dari Selo, Boyolali," jelas Endro saat dikonfirmasi.
Cukup menjadi pertanyaan baginya, soal bagaimana Lahar bisa mendaki hingga puncak Gunung Merapi.
Pasalnya, sepenturuannya, jalur pendakian Selo, Boyolali dan Sapuangin, Klaten tak lagi dibuka semenjak status Merapi naik menjadi Waspada (level II) Mei 2018 lalu.
"Kurang tahu apakah sudah berkoordinasi dengan pemangku wilayah setempat, karena saat ini Merapi hanya bisa didaki dari Selo, Boyolali dan Sapuangin, Klaten. Dari status Merapi aktif normal menjadi dinaikkan ke Waspada pada Mei 2018, kedua jalur pendakian tersebut ditutup," tandasnya.