Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof. Nizam. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Pelaksana Tugas Dirjen Diktiristek, Prof. Nizam, menjelaskan perubahan ini dilakukan untuk perbaikan sistem seleksi dari tahun sebelumnya. Selain itu, juga untuk menyelaraskan dengan transformasi pendidikan.
“Kita berusaha setiap tahun ada perbaikan, ada peningkatan. Di samping juga untuk mengakomodasi berbagai macam dinamika perubahan di sistem pendidikan,” kata Prof. Nizam.
Prinsip utama dalam SNPMB adalah memberikan layanan yang makin baik pada calon mahasiswa sekaligus membangun sistem yang berkeadilan, transparan, akuntabel, efektif dan efisien bagi semua pihak, serta mengeliminasi hal yang selama ini dirasa belum baik. Sebelumnya, terkadang calon mahasiswa yang lolos di salah satu prodi melalui jalur tertentu di suatu PTN ikut kembali seleksi di jalur berikutnya karena belum mantap di pilihannya. Hal ini dapat merugikan perguruan tinggi dan peserta lain yang tertutup kesempatannya untuk masuk di prodi tersebut.
Pada tahun ini, didorong juga pengembangan pendidikan vokasi sehingga kesempatan untuk memilih di program vokasi diperluas dengan adanya hingga empat pilihan.