Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Unik, Danau Kecil Terbentuk di Tengah Pantai Baron Gunungkidul
Fenomena munculnya danau kecil di Pantai Baron Gunungkidul. (IDN Times/Istimewa)

Gunungkidul, IDN Times -Fenomena alam terjadi di Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul. Di pantai tersebut, terbentuk sebuah danau seluas sekitar 1.000 meter persegi. Hal ini disebabkan berubahnya alur sungai yang bermuara di Pantai Baron. 

Fenomena ini tidak bisa diprediksi kapan terbentuknya. Bisa lima tahun sekali namun terkadang lebih, tergantung dari perubahan aliran sungai.

1. Wisatawan yang akan ke bibir pantai harus melewati jembatan bambu

Fenomena munculnya danau kecil di Pantai Baron Gunungkidul. IDN Times/Istimewa

Akibat terbentuknya danau tersebut, wisatawan yang akan menuju bibir pantai Baron harus melewati jembatan bambu yang dibuat oleh warga. Atau, memutar dan lewat jalur berpasir di sisi barat yang lokasinya tak jauh dari Posko SAR Pantai Baron.

"Kemunculan danau di Pantai Baron tak bisa diprediksi, kadang lima tahun sekali kadang tidak menentu," ungkap Sekretaris Sar Satlinmas Wilayah II, Gunungkidul, Surisdiyanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (3/11/2020).

2. Air danau tidak bersih jika tidak ada gelombang pasang tinggi‎

instagram.com/rhisang_

Air dalam danau yang jaraknya tak jauh dari Pantai Baron sewaktu-waktu bisa berubah apalagi jika ada gelombang pasang. Namun dalam kondisi gelombang biasa maka air di danau terlihat tidak bersih.

"Lha wong air tidak ganti, bagaimana mau bersih. Namun kalau hanya untuk mandi tetap aman," katanya.

3. Fenomena danau terbentuk akibat perpindahan alur sungai bawah tanah‎

Fenomena munculnya danau kecil di Pantai Baron Gunungkidul. (IDN Times/Istimewa)

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono mengatakan fenomena danau kecil di Pantai Baron bukan hal yang baru karena biasanya terbentuk setiap lima tahun sekali. Terbentuknya danau di Pantai Baron disebabkan adanya perpindahan alur sungai bawah tanah yang semula mengalir ke sisi timur menuju sisi selatan atau langsung ke Samudera Hindia.

"Biasanya saat aliran sungai bawah tanah ke timur, muncul fenomena gundukan pasir mirip pulau kecil. Tetapi saat aliran berubah ke selatan, menghilang fenomena tersebut (pulau kecil)," katanya.‎

Editorial Team