Sleman, IDN Times - Universitas Gadjah Mada (UGM) siap menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bauran yang menggabungkan antara tatap muka daring dan luring. Jika sebelumnya KBM bauran hanya diprioritaskan bagi mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 serta mahasiswa yang membutuhkan praktikum, penelitian, pengabdian masyarakat, dan penyelesaian tugas akhir, maka saat ini akan diikuti oleh seluruh mahasiswa UGM.
Kepala Pusat Inovasi Kebijakan Akademik (PIKA) UGM, Hatma Suryatmojo menjelaskan, dalam KBM Bauran ini dimungkinkan dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.
“UGM siap menyelenggarakan KBM Bauran yang di dalamnya dimungkinkan penerapan PTM 100 persen. Sistem ini mulai diimplementasikan mulai semester genap tahun akademik 2021/2022 atau sekitar Februari 2022 dapat dilanjutkan pada semester berikutnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan,” ungkapnya pada Senin (17/1/2022).
