Comscore Tracker

34 Warganya Positif, 1 RT di Plosokuning Sleman Dikarantina

Bermula dari klaster keluarga

Sleman, IDN Times - Puluhan warga di Plosokuning V, Kalurahan Minomartani, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, dinyatakan positif terpapar COVID-19. Dampaknya, RT tempat sebagian besar pasien tinggal segera diberlakukan karantina wilayah alias lockdown.

Baca Juga: 45 Warganya Positif COVID-19, Satu Kampung di Gunungkidul Di-lockdown

1. Total 34 orang positif COVID-19

34 Warganya Positif, 1 RT di Plosokuning Sleman DikarantinaIlustrasi Virus Corona. IDN Times/Mardya Shakti

Camat Ngaglik, Subagyo, menerangkan serangkaian kasus penularan tersebut mulanya diketahui setelah salah seorang warga RT 22 RW 9 Plosokuning V, Senin (7/6/2021) lalu dinyatakan positif COVID-19.

Tracing kontak berikutnya menjaring para pemilik kontak erat pasien.

"Kemarin ditemukan 10 orang (positif COVID-19), hari ini ada 23. Totalnya jadi 34 orang," imbuh Subagyo ketika dihubungi, Kamis (10/6/2021).

Sepenuturan Subagyo, sebagian pasien saat ini menjalani isolasi mandiri. Sementara lainnya dievakuasi ke Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC), Rusunawa Gemawang, Mlati, Sleman.

"Kondisi warga pasien semuanya sehat," lanjut dia.

2. Satu RT lockdown

34 Warganya Positif, 1 RT di Plosokuning Sleman DikarantinaIlustrasi lockdown (IDN Times/Arief Rahmat)

Mengantisipasi penyebaran virus lebih jauh di dalam maupun luar lingkungan tinggal para pasien, pihak Satgas COVID-19 akhirnya menerapkan lockdown khusus di RT 22 mulai Jumat (11/6/2021) esok.

"Tadi direncanakan (lockdown) untuk RT 22," tutup Subagyo.

3. Bermula dari klaster keluarga

34 Warganya Positif, 1 RT di Plosokuning Sleman DikarantinaIlustrasi Swab Test. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Terpisah, Kepala Puskesmas Ngaglik I Khamidah Yuliati belum bisa memastikan pemicu penyebaran virus di wilayah ini.

Jelasnya, 33 kasus tambahan sejak kemarin beberapa di antaranya merupakan anggota keluarga pasien terkonfirmasi COVID-19 pada 7 Juni lalu. Sedangkan sisanya adalah tetangga, meski dari keseluruhan kasus ada sebagian yang berada di luar RT 22.

"Yang disampaikan ke kami itu tujuh orang dalam satu keluarga itu positif. Awalnya jadi itu klaster keluarga," tutur Yuliati kala dikontak, Kamis (10/6/2021).

Yuliati melanjutkan, untuk proses tracing di RT 22 saat ini sudah rampung. Tinggal meneruskan penelusuran kontak berdasarkan 23 kasus yang diumumkan hari ini.

"Sedang kita cari datanya yang ada di desa tersebut," tutup Yuliati.

Baca Juga: Sleman Miliki Tambahan 2 Tempat Isolasi Pasien COVID-19

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya